PLT Bupati Tulungagung Bawa Marmer, Batik Warajuang, dan Belimbing ke AOE 2026, Optimis Tembus Pasar Nasional

0
217

Tulungagung, Sinar Pos –

Pemerintah Kabupaten Tulungagung menunjukkan keseriusannya dalam memperluas pasar produk lokal dengan memboyong beragam komoditas unggulan ke Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2026. Ajang nasional yang berlangsung 27–29 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, ini menjadi panggung strategis bagi daerah untuk memamerkan potensi, menarik investasi, dan membangun jejaring ekonomi antardaerah.

Plt. Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., didampingi Plt Ketua Dekranasda Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, secara langsung menghadiri pembukaan expo yang digelar di Nusantara Convention Hall, ICE BSD, Kamis (27/8/2026). Acara yang mengusung tema “Jelajahi Ragam Komoditas Indonesia Tanpa Batas” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto. Turut hadir Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, Gubernur Banten Andra Soni, Ketua Umum Apkasi Bursah Zarnubi, serta jajaran kepala daerah dari seluruh Indonesia.

Di stan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, pengunjung dimanjakan dengan deretan produk unggulan yang menjadi ikon daerah. Mulai dari kerajinan batu marmer khas Kecamatan Campurdarat yang telah menembus pasar internasional, Batik Warajuang dengan motif khas lokal, hingga aneka olahan UMKM seperti kopi, camilan tradisional, dan kegiatan petik buah belimbing yang menjadi daya tarik tersendiri.

Plt. Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan bahwa keikutsertaan Tulungagung di AOE 2026 merupakan langkah nyata untuk memperkuat branding daerah sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas. “Kami ingin produk IKM dan UMKM Tulungagung dikenal lebih luas, diminati pasar, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ekspansi ini sejalan dengan arahan Wamendagri Bima Arya yang menekankan bahwa AOE 2026 tidak boleh berhenti sebagai ajang pameran dan seremoni semata. “Keberhasilan expo harus diukur dari investasi yang benar-benar terealisasi serta dampak nyata bagi perekonomian daerah,” tegasnya saat membuka acara. Ia mendorong agar setiap pertemuan antara produk, pasar, dan investor dapat berujung pada kontrak dan realisasi investasi.

Selain pameran produk, rangkaian AOE 2026 yang berlangsung di Hall 3 dan 3A ICE BSD ini juga menghadirkan business matching, fashion show Wastra Nusantara, serta forum perdagangan, pariwisata, investasi, dan pengadaan. Ajang tahunan ini menjadi ruang strategis bagi pemerintah kabupaten se-Indonesia untuk memperkenalkan potensi daerah sekaligus membangun kolaborasi ekonomi yang saling menguntungkan.

Dengan membawa ragam produk unggulan ke panggung nasional, Tulungagung optimistis dapat memperluas akses pasar, menjaring mitra dagang, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat di daerah. (Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here