Blitar, Sinar Pos
Blitar bukan hanya di kenal sebagai Makam Proklamator Bung Karno saja, namun banyak daerah yang menarik dan wajib dikunjungi. Salah satunya adalah Sumur Amber, yang merupakan sebuah pemandian alam dengan konsep tradisional di Dusun Duren, Desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
Pemandian tersebut menarik perhatian masyarakat umum sebagai salah satu destinasi wisata yang wajib untuk dikunjungi. Sumur Amber memiliki air yang sejuk, segar dan tanpa kaporit. Karena sumber airnya berasal dari sumber alami , bukan buatan seperti kolam renang pada umumnya.
Wahyu Eko Nurdianto, ST, Kepala desa Kandangan, melalui Samsudin, Sekretaris desa Kandangan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar ketika ditemui awak media menjelaskan dengan empat kolam yang tersedia, Sumur Amber menawarkan pengalaman berendam yang tak terlupakan bagi para pengunjung. Mulai dari kolam khusus untuk anak-anak hingga dua kolam dengan kedalaman 1,7 meter yang cocok bagi yang ingin berenang atau sekadar berendam. Tidak ketinggalan, ada juga kolam dengan kedalaman 1,5 meter untuk bermain dan bersantai. Dengan berbagai pilihan kedalaman kolam, setiap pengunjung dapat memilih sesuai keinginannya.
Samsudin mengatakan, salah satu daya tarik dari Sumur Amber adalah kolam renangnya dipercaya memiliki manfaat terapi bagi tubuh dan dapat menikmati pemandian alam yang sejuk asri dan menyegarkan pikiran. Pengunjung dapat berendam sambil menikmati keindahan alam, suasana tradisional dan tentunya meninggalkan kenangan tak terlupakan.
Sekretaris desa Kandangan, Samsudin menambahkan semenjak Sumur Amber dikelola dan dibuka untuk umum dapat meningkatkan Pendapatan Asli Desa ( PAD). Warga sekitarnya juga mendapatkan berkahnya. Seperti menjadikan halaman rumahnya untuk tempat parkir, membuka warung makan dan berjualan minuman di sekitarnya.
Sumur Amber ini baru dibuka pada bulan Juni 2022. Fasilitas lainnya saat ini seperti toilet, gazebo, tempat ganti pakaian dan juga tempat ibadah.
” Pengunjung paling banyak pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Di perkirakan pada liburan Nataru tahun ini pengunjung lebih banyak, ” terangnya, Selasa (19/12/2023).
Syamsul Khamim, Kepala Dusun Duren menambahkan,
keunggulan lainnya adalah udaranya sejuk dan segar, meski cuaca sedang panas. Sumur Amber buka pagi hari sampai pukul 5 sore. Para pengunjung untuk datang sesuai dengan jadwal dan keinginan mereka. Di dalam area pemandian, terdapat kantin yang menyediakan beragam makanan dan minuman, memastikan para pengunjung dapat menikmati waktu mereka dengan nyaman tanpa harus khawatir tentang kebutuhan makan dan minum.
Sumur Amber juga menyediakan banyak area parkir yang luas, sehingga para pengunjung tak perlu khawatir tentang lahan parkir yang penuh. Dengan harga tiket yang terjangkau, hanya 5 ribu rupiah per orang, Sumur Amber menjadi pilihan favorit bagi banyak kalangan masyarakat.
Syamsul Khamim mengatakan keberadaan Sumur Amber berawal dari seorang warga yang menggali sumur, baru beberapa meter mata air sudah tumpah ruah atau amber. Dengan kejadian tersebut dinamakan Sumur Amber.
Kepala Dusun Duren mengungkapkan selain debet air yang melimpah, air di Sumur Amber sangat jernih, menyegarkan dan juga berkhasiat menyembuhkan beberapa penyakit. Pada pagi hari para pengunjung rela datang untuk berendam dan terapi khususnya para penderita penyakit asma serta strook.
Ia mengatakan kondisi kolam renang di Sumur Amber sangat alami. Sumber air yang terletak di bawah tiga pohon beringin besar dan mengalirkan air yang jernih ke dalam kolam.
Selain itu lokasinya bersebelahan dengan lahan persawahan warga. Sehingga sangat sejuk, rindang dan lebih nyaman.
” Jika pengunjung ingin terapi sebaiknya pagi hari atau selain hari libur, ” ungkapnya.
Sementara itu Khuson, salah satu pengunjung asal Mojokerto ketika ditemui awak media mengatakan sangat senang dan puas mengunjungi Sumur Amber.
Ia mengungkapkan tempat wisata Sumur Amber sangat sejuk, segar tanpa kaporit dan nyaman dikunjungi.
Menurutnya baru pertama kali bersama keluarganya mengunjungi Sumur Amber terasa betah dan ingin segera kembali ke tempat wisata di Dusun Duren ini lagi.
” Tujuan kami ke Blitar ada tiga tempat, pada malam Selasa menghadiri pengajian Gus Iqdam di Majelis Ta’lim Sabilu Taubah Desa Karanggayam, pagi hari di Sumur Amber dan siang hari di Masjid Ar Rahman kota Blitar, ” jelasnya. (Har)








