Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk Apresiasi Karya Lokal di Pameran Literasi

0
301

NGANJUK SINAR POS,  –

Kunjungan dilakukan oleh Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.B.A. didampingi oleh Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T. di hari pertama pembukaan Pameran Literasi Festival Literasi Nganjuk (FLN) 2025 di Gedung Wanita Nganjuk, Sabtu (15/11/2025). Kunjungan ini berbeda dengan dengan kunjungan di stan lainnya, sebab yang didatangi adalah satu-satunya stan nonlembaga pemerintah dan pendidikan— Stan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk— yang menampilkan kekayaan karya penulis lokal sekaligus diterbitakn oleh penerbit lokal asli Nganjuk.

Dalam kunjungannya, Bupati dan Wakil Bupati menunjukkan antusiasme terhadap stan yang menjadi kolaborasi apik antara Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk dengan Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Stan ini secara khusus memamerkan buku-buku yang seluruhnya merupakan karya dari penulis-penulis asli Nganjuk dan diterbitkan oleh penerbit lokal, Anjuk Publisher.

Bupati Nganjuk menyatakan kebanggaannya terhadap potensi literasi yang dimiliki daerahnya. Hal ini menunjukkan bahwa Nganjuk tidak hanya kaya akan sejarah dan budaya, tapi juga kaya akan talenta penulis. Pemkab sangat mengapresiasi Komunitas Pegiat Literasi dan Anjuk Publisher yang telah konsisten menghidupkan ekosistem literasi dari hulu ke hilir.

Beliau juga menambahkan bahwa Pemkab Nganjuk berkomitmen untuk terus mendukung penerbitan dan promosi karya-karya lokal, baik dalam bentuk fisik maupun digital.

Sementara itu, Wakil Bupati Nganjuk menyoroti inisiatif Forum TBM yang turut memeriahkan stan dengan menghadirkan Lapak Baca Edukatif. Lapak ini dirancang untuk menarik minat baca anak-anak dan remaja melalui kegiatan yang interaktif, seperti mendongeng, permainan edukasi berbasis buku, dan sesi mewarnai.

Manurut pengelola stan, Heru Sang Amurwabumi, stan yang mereka buka merupakan sinergi antara dua penggerak literasi yang selama ini kuat bergandengan tangan dalam memajukan literasi di Kabupaten Nganjuk. “Kolaborasi antara Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk dan Forum Taman Bacaan Masyarakat ini adalah kolaborasi saling menguatkan. Selain memamerkan buku terbitan lokal, stan kami juga aktif mengedukasi dan mengajak masyarakat, terutama anak-anak, untuk langsung terlibat dalam kegiatan membaca. Ini adalah contoh nyata bagaimana literasi harus dikembangkan di tengah masyarakat,” ujar penulis yang telah menorehkan nama di festival sastra internasional, Ubud Writers adan Readers Festival ini.

Pengelola stan berharap kunjungan dan dukungan dari pimpinan daerah ini dapat menjadi pemicu semangat bagi penulis, penerbit, dan seluruh pegiat literasi Nganjuk untuk terus berkarya dan menyebarkan semangat membaca. (Wry)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here