Bupati Blitar Dorong Percepatan Pembentukan IAD Perhutanan Sosial

0
216

Blitar, Sinar Pos –

Bupati Blitar, Rijanto, menggelar audiensi terkait percepatan pembentukan Integrated Area Development (IAD) Perhutanan Sosial di Kabupaten Blitar. Kegiatan berlangsung di Pendopo Ronggo Hadinegoro, Jumat (7/11/2025) malam.

Audiensi tersebut dihadiri Dirjen Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan, Catur Endah Prasetiani P, beserta jajaran; Wakil Bupati Blitar; Kepala Balai Perhutanan Sosial Yogyakarta, Wahyudi Ardhiyanto; Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, Jumadi; Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar; serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Rijanto menyampaikan apresiasi atas dukungan jajaran Kementerian Kehutanan. Ia menilai, kehadiran pemerintah pusat memberikan dorongan penting dalam penyelesaian berbagai persoalan kehutanan di Kabupaten Blitar.

“Kehadiran Ibu Dirjen dan jajaran menjadi kehormatan bagi kami, sekaligus inspirasi untuk mempercepat penyelesaian permasalahan kehutanan di daerah,” ungkapnya.

Rijanto menjelaskan, Kabupaten Blitar memiliki luas wilayah 1.745,38 km² dengan 22 kecamatan, 220 desa, dan 28 kelurahan. Dari luasan tersebut, sekitar 36.488 hektare atau 20,8 persen merupakan kawasan hutan.

Ia menambahkan, Kabupaten Blitar menyimpan sumber daya alam yang beragam, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan, pertambangan, hingga pariwisata. Di wilayah selatan, terdapat 41 potensi wisata pantai yang sebagian besar berada di kawasan hutan, seperti Pantai Pudak, Serang, Tambakrejo, Jebring, dan Peh Pulo.

“Dengan pembangunan jalan Pansela, akses menuju wisata di wilayah selatan semakin terbuka sehingga dapat mendukung pengembangan potensi daerah,” katanya.

Bupati mengungkapkan, hingga tahun 2025 telah terbit 20 Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial, terdiri atas 18 SK hasil transformasi dan 2 SK baru. Namun, masih terdapat 21 usulan transformasi yang belum terbit, serta sejumlah wilayah yang belum mengajukan permohonan.

“Kami memohon dukungan dari Ibu Dirjen agar proses transformasi perhutanan sosial di Kabupaten Blitar dapat dipercepat,” lanjutnya.

Sebelumnya, Dirjen Perhutanan Sosial bersama jajaran meninjau Air Terjun Sirah Kencong di Desa Resapombo, Kecamatan Doko. Kawasan tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Hutan (KTH) Himatarian, yang mengembangkan potensi agroforestry kopi, peternakan kambing, dan jasa wisata alam.

Kunjungan dilanjutkan dengan forum diskusi mengenai strategi pembinaan serta penguatan kelembagaan KTH di wilayah Blitar. Agenda akan berlanjut dengan sosialisasi dan FGD percepatan pembentukan IAD Perhutanan Sosial pada hari berikutnya.

“Kami ucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak. Semoga percepatan pembentukan IAD ini dapat mendorong terwujudnya Kabupaten Blitar yang berdaya dan berjaya,” jelasnya.(Har/ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here