Pemdes Karanggayam Gelar Carnaval dan Bazar UMKM, HUT Kemerdekaan RI Ke -79

0
218

Blitar, Sinar Pos –
Pemerintah Desa Karanggayam, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar menggelar Carnaval Budaya dan Bazar UMKM dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 79.
Karnaval budaya memiliki banyak hikmah dalam melestarikan sejarah dan budaya.

Acara ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat desa, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, yang menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya.

Karnaval dimulai dengan parade yang diiringi oleh musik tradisional dan drumband lokal. Peserta karnaval mengenakan kostum-kostum khas daerah, menampilkan tarian tradisional, dan berbagai atraksi budaya lainnya. Tidak hanya itu, ada juga pertunjukan pencak silat dan pameran kerajinan tangan yang menambah semarak acara.

Kepala Desa Karanggayam, Edi Warsono menyampaikan bahwa karnaval ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghormatan kepada para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia.

Ia juga berharap acara ini dapat mempererat tali persaudaraan antar warga dan melestarikan budaya lokal.

Acara karnaval budaya ini berhasil menarik perhatian banyak warga, baik dari dalam maupun luar desa, yang datang untuk menyaksikan dan merayakan bersama.

Semangat kebersamaan dan cinta tanah air sangat terasa sepanjang acara, menjadikan peringatan HUT RI ke-79 di Desa Karanggayam sebagai momen yang tak terlupakan.

Edi Sarwono, Kepala Desa Karanggayam menjelaskan pengenalan dan pelestarian Budaya Karnaval budaya menjadi sarana untuk memperkenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda dan masyarakat luas. Melalui penampilan seni, tarian, dan pakaian adat, nilai-nilai budaya yang mungkin mulai terlupakan dapat dihidupkan kembali.

” Dengan menampilkan elemen-elemen sejarah dalam karnaval, masyarakat diajak untuk mengenang dan menghargai perjuangan serta warisan leluhur. Ini membantu menjaga ingatan kolektif tentang sejarah bangsa,” ungkapnya.

Edi Sarwono menambahkan Karnaval budaya juga berfungsi sebagai alat pendidikan, memberikan informasi dan kesadaran tentang pentingnya melestarikan budaya dan sejarah. Ini bisa dilakukan melalui cerita, pameran, dan pertunjukan yang mendidik.

Ia juga mengungkapkan dengan diadakannya Karnaval budaya juga dapat menarik wisatawan.

Karnaval Budaya ini tidak hanya membantu ekonomi lokal tetapi juga memperkenalkan budaya daerah kepada dunia luar.

Melalui karnaval, seniman dan kreator budaya memiliki kesempatan untuk menampilkan karya mereka, mendorong inovasi dan kreativitas dalam cara-cara baru untuk mengekspresikan budaya.

“Dengan demikian, karnaval budaya tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memiliki peran penting dalam menjaga dan mempromosikan warisan budaya dan sejarah kita,” terangnya,Jum’at (30/08/2024) malam.

Kades Karanggayam juga mengatakan, peran Penting dalam Pelestarian Karnaval Budaya memiliki peran yang krusial dalam pelestarian budaya dan lingkungan di Desa Karanggayam.

Karena Karnaval budaya membantu melestarikan identitas budaya yang khas dan mengajarkan nilai-nilai tradisional kepada generasi mendatang.

Menurutnya Karnaval budaya lokal memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan adat serta tradisi Jawa agar tidak terpengaruh oleh budaya asing yang tidak sesuai.

Karnaval budaya lokal menampilkan berbagai elemen budaya seperti tarian, musik, pakaian adat, dan upacara tradisional. Ini membantu masyarakat, terutama generasi muda, untuk mengenal dan menghargai warisan budaya.

” Dengan mengadakan karnaval budaya masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga budaya lokal. Ini juga menjadi kesempatan untuk mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai dan filosofi yang terkandung dalam budaya Jawa,” pungkasnya.(Har)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here