Pemkab Kediri Ajukan RAPBD 2027 Rp3,147 Triliun, Prioritaskan Ekonomi Kerakyatan

0
101

KEDIRI SINAR POS, Pemerintah Kabupaten Kediri mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp3,147 triliun.

Di tengah penurunan alokasi Transfer ke Daerah (TKD), Pemkab Kediri tetap memprioritaskan pelayanan dasar dan pembangunan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Prioritas tersebut disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat memaparkan penjelasan Bupati Kediri atas Rancangan Peraturan Daerah.(Raperda) APBD 2027 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kediri, Senin (2/11).

Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp2,927 triliun. Jumlah itu terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp933,487 miliar, pendapatan transfer Rp1,993 triliun, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp5 juta.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan mencapai Rp3,097 triliun. Adapun penerimaan pembiayaan sebesar Rp220,085 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp49,677 miliar.

Wakil Bupati yang akrab disapa Mbak Dewi itu menjelaskan, salah satu tantangan dalam penyusunan APBD 2027 adalah penurunan alokasi TKD sebesar Rp200,034 miliar dibandingkan dengan pendapatan transfer dalam KUA-PPAS APBD 2027.

“Kondisi tersebut mengharuskan pemerintah daerah menyesuaikan rencana pendapatan dan belanja secara cermat, terukur, serta bertanggung
jawab tanpa mengabaikan program prioritas,” jelasnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, Pemkab Kediri mengarahkan kebijakan anggaran pada optimalisasi PAD, pemenuhan pelayanan dasar, serta
pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Arah pembangunan tahun 2027 mengusung tema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan melalui Akselerasi Transformasi Digital dan Inovasi Daerah.” Fokus pembangunan tersebut mencakup penguatan UMKM dan potensi ekonomi lokal, pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta inovasi penyelenggaraan pemerintahan.

“Setiap program harus memiliki sasaran terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, sinergi pemerintah daerah dan DPRD diperlukan,” tambahnya. (AD/PRO/lh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here