Pasar Takjil Inovasi Pengembangan UMKM Desa Porodeso

0
400

Lamongan. Sinar Pos

Ramadhan di tahun 2021 ini menjadi berkah tersendiri buat UMKM di desa Porodeso Kecamatan Sekaran. Soalnya Tim Penggerak PKK Desa bekerja sama dengan Bumdes dan Karang Taruna mengadakan pasar takjil selama bulan Ramadhan.

Pertigaan jalan Porodeso mulai awal Ramadhan pukul 15.30 WIB sudah dipenuhi lapak-lapak yang menjual aneka jajanan, minuman khas Ramadlan dan cemilan produk UMKM masyarakat desa setempat.

Karena letaknya yang strategis maka pembeli yang hadir tidak hanya dari desa setempat akan tetapi dari desa Ngayung kecamatan Maduran, dari desa Sungegeneng dan desa Karang Widang kecamatan Sekaran.

Salah seorang pembeli Erlina yang berhasil ditemui Sinar Pos mengatakan bahwa banyak produk UMKM penduduk desa yang dijual di pasar takjil dan ini sangat menguntungkan “Sekarang kalau membeli takjil kita tidak usah jauh-jauh disini sudah ada, lengkap” kata Erlina.

Kepala desa Porodeso Hendro Suprapto saat ditemui dilokasi mengatakan bahwa pasar takjil ini pemrakarsanya dari PKK yang dibantu Karang Taruna dan didukung Pemerintah Desa.
“Alhdulillah dengan adanya pasar takjil ini penduduk yang berjualan mendapatkan tambahan penghasilan” katanya sambil menjelaskan bahwa tahun ini adalah kali pertama diadakan pasar takjil “Respon pembelinya sangat banyak” kata Hendro bangga.

Momen seperti saat ini memang bagus sekali untuk membangkitkan UMKM dan ini sesuai dengan program 100 hari percepatan kerja Bupati Lamongan diantaranya adalah Ekonomi Bangkit melalui UMKM, dan juga yang pernah disampaikan Camat Sekaran Agus Hendrawan SSTPDN MAP saat Sarasehan UMKM di Pendopo kecamatan Sekaran dan juga pada acara Panen Raya di desa Besur beberapa minggu yang lalu.

Pasar takjil ini ditargetkan sampai lebaran, ketika ditanya tentang kelanjutannya untuk kedepan Hendro Suprapto menjelaskan “Apabila dikembangkan menjadi pasar desa maka kami terkendala lahannya yang terlalu sempit”

Hendro juga berharap agar even saat ini dengan momentum bulan puasa, pasar takjil dapat dijadikan inovasi usaha Pengembangan UMKM dan sedikit bisa membantu perekonomian masyarakat di masa pandemi. “Untuk selanjutnya kita lihat perkembangannya dulu, nanti kita bicarakan di Desa” katanya.(SAPUAN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here