Angka Orang Kena Virus Corona Di Pacitan Masih Tinggi

0
90

Pacitan, Sinar Pos
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang diterapkan oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai penularan COVID-19 nampaknya tak berjalan efektif.

Seperti halnya Kasus penularan covid-19 di pacitan kian hari makin merata. Dimana sejak diumumkanya kasus pertama pada 9 April 2020 lalu,kini jumlah secara akumulasi warga yang terpapar corona mencapai 1842.

Dari jumlah tersebut ,1016 kasus terjadi pada kurun waktu satu bulan yakni pada Januari 2021. Selain kurangnya kesadaran masyarakat akan penerapan protokol kesehatan,Satuan Gugus Tugas penanganan COVID-19 Kabupaten Pacitan juga dinilai tidak tegas dalam menjalankan tugasnya.

Ketidaktegasan tersebut yang menjadi salah satu alasan tidak efektifnya penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

“Jadi ya itu, kurun waktu sebulan sudah mencapai 1000 lebih kasus penularan, dan tidak efektifnya PPKM karena Gugus Tugas tidak mempunyai ketegasan, ” ujar Jubir Satgas COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto (02/02/21) siang.

Hal tersebut sangat disayangkan,mengingat Tim di bawah kendali bupati pacitan tersebut dibentuk sebagai upaya dalam memutus mata rantai penularan virus corona. Namun hingga kini kinerja mereka masih jauh dari harapan.

“Ya selain mengimbau masyarakat, Gugus Tugas sendiri wajib untuk mengevaluasi kinerjanya, karena apa, selama ini kita lihat juga tidak ada ketegasan dalam menertibkan masyarakat, sehingga kasus COVID-19 di Pacitan meledak, ” imbuhnya.

Disamping meningkatnya angka pasien,jumlah kasus kematian di pacitan pun kian bertambah. Dimana hingga kini mencapai 45 kasus. Sehingga dengan kondisi pandemi yang saat ini masih tinggi, diharapkan kepada Pemerintah dan Gugus Tugas mengambil langkah konkrit dalam menangani penyebaran virus corona.

“Tetap kita imbau masyarakat agar sadar protokol kesehatan, selain itu sekali lagi saya tegaskan Gugus Tugas juga wajib berbenah, ” tukas rahcmad
(Son/Yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here