Tangani Sengketa Harta Waris, Pengacara Danur Ragukan Legalitas lawan lawyer

0
73
PACITAN_SINARPOS
Setiap manusia pada akhirnya akan meninggalkan dunia ini untuk selamanya. Tidak ada yang tahu usia seseorang, karena ajal dapat menjemput kapanpun dan dimanapun kita berada. Ketika seseorang pergi untuk selamanya, maka seluruh harta bendanya baik hak maupun kewajibannya akan langsung menjadi waris yang pembagiannya sudah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Seperti halnya dengan Keluarga Alm.Giyono warga desa Jetak kecamatan Tulakan, Setelah almarhum wafat, istri ketiga almarhum ingin segera mengurus surat hak waris.
Permasalahan timbul ketika (Nanik) istri ke-3 mendatangi (sitin) mantan istri ke-2 almarhum, dengan menggandeng seorang yang mengaku dari advokat/pengacara dari Nanik.
Kedatangan mereka kerumah sitin tidak lain membawa berkas surat yang diminta untuk ditanda tangani, dengan bertamu yang kurang sopan, menurut (Giar lestari)anak kandung almarhum dengan istri pertama.
Giar lestari menuturkan, Saya memang sakit hati, almarhum bapak itu belum ada 40 hari wafat kok sudah bahas masalah pembagian harta, dari pihak sana (Nanik) juga meminta melakukan tes DNA untuk bukti kalau saya anak kandung almarhum, padahal sudah jelas saya ini anak dari almarhum dari istri pertamanya”,Ucapnya ketika di rumah makanya di pertigaan pentung
Lanjutnya, Saya sebenarnya tidak menghendaki seperti ini, pernah saya usulkan kiranya permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan, tapi malah ibu tiri saya Nanik datang membawa pengacara. Apa boleh buat, saya pun ambil langkah pakai jasa pengacara Danur Saputra,” tutur Tari
Kuasa hukum Giar Lestari yaitu Danur saputra S,H.M,H merasa keberatan setelah keluarga Klien yang di dampingi nya didatangi oleh pihak lawan dengan setengah memaksa minta tanda tangan , hingga 3x waktu yang berbeda ,Sehingga Danur balik melabrak Orang yang mengaku Pengacara dari luar daerah tersebut Untuk minta pertanggung jawaban.
Senin sore(30/11/2020).
Lanjutnya,” Kami tim Advokat yang menangani perkara waris ini, mengupayakan musyawarah mufakat, akan tetapi bila mana, pihak lawan memaksa untuk bermain irama keras, ya monggo kami siap lahir batin, Tidak ada yang tidak beresiko dalam hidup ini”, Ungkap danur
Lanjutnya Danur mengatakan, Pertama Meragukan identitas lawan, saat di konfirmasi tidak bisa menunjukan surat kuasa dan identitas advokat, dia hanya menunjukan kartu LSM, padahal sebelumnya mengaku Advokat saat mendatangi rumah klien kami”, pungkas Danur(Son)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here