Rakor Kegiatan Inisiasi Pembentukan dan Pengelolaan Forum Pengurangan Risiko Bencana Provinsi Jawa Timur

0
37

Surabaya. Sinar Pos, 26. Oktober 2020 – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Bersama BPBD menggelar Rakor di Hotel Mercure Grand Mirama Surabaya Selasa (26/10).

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya bersama antara BNPB dengan BPBD Provinsi Jawa Timur dalam menginisiasi terbentuknya FPRB di 16 Kab/Kota, mengembangkan FPRB yang sudah terbentuk di 22 Kab/Kota se-Jawa Timur, untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat akan potensi ancaman La Nina, serta percepatan penanganan Covid-19 di Jawa Timur. Turut hadir di kegiatan ini kurang lebih 80 peserta perwakilan dari BPBD dan Forum PRB se-Jawa Timur.

Kegiatan dibuka oleh Deputi Bidang Pencegahan, Lilik Kurniawan. Beliau menyampaikan 10 hal yang perlu diketahui tentang FPRB dan kesiapan menghadapi ancaman La Nina di Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan ini turut hadir juga, Prof. Syamsul Maarif. Beliau menyampaikan urusan bencana itu urusan sipil, namun tetap menjadi tanggungjawab Pemerintah. FPRB diminta mengajak pemerintah dalam membuat rencana operasi yang melibatkan 8 klaster, termasuk TNI/Polri untuk dibawa ke DPRD dalam Rapat Dengar Pendapat Umum.

Disisi lain, diskusi panel menghadirkan Bapak Siswanto, Kasubid Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG serta Bapak Suban Widantoro, Tenaga Ahli Penanggulangan Bencana Gubernur Provinsi Jawa Timur yang dimoderatori oleh Ibu Eny Supartini, Direktur Kesiapsiagaan.

Menyikapi Ancaman La Nina, Bapak Siswanto menyarankan agar sudah mulai mengoptimasikan tata kelola air yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, penyiapan kapasitas sungai dan kanal untuk antisipasi debit air berlebih, dan pengoptimalan sektor pertanian terutama lahan tadah hujan dan sektor energi berbasis PLTA.

Suban Widantoro juga menyampaikan terkait persiapan Provinsi Jawa Timur dalam menghadapi La Nina dimana sudah ada 22 kabupaten/kota di Jawa Timur yang terdampak La Nina. Tindak lanjutnya adalah dengan melakukan rakor kesiapsiagaan antara kepala daerah/kab/kota.

Kegiatan inisiasi dan Pengelolaan FPRB ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan menyamakan persepsi pemerintah dan pegiat dalam bidang penanggulangan bencana untuk turut mengarusutamakan PRB serta memberikan pengetahuan tentang FPRB dan kesiapsiagaan menghadapi La Nina.(Nwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here