Diduga Salah Serahkan Sertifikat BPN Banyuwangi Di Komplain Oleh Pengurus Sertifikat Tanah

0
92

Banyuwangi – Gaduh di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi lantaran Adu mulut antara kuasa pengambil sertifikat dengan ibu Poniyah bagian penyerahan produk di loket 12 BPN pada kamis (15/10/2020).

Adu mulut itu terjadi lantaran sertifikat tanah seluas 7295 m2 atas nama H Jaenal Arifin yang dikuasakan pendaftaran dan pengambilan sertifikat kepada Purwanto, telah diserahkan kepada orang lain oleh BPN Banyuwangi.

Kegaduhan terjadi Sekitar pukul 10:50 wib di kantor BPN setelah pihak BPN yang diduga menggelapkan tanah 7295 m2 tersebut, mengaku BPN telah menyerahkan sertifikat kepada seorang bernama Rofik yang diketahui sebagai Calo BPN dengan membawa surat kuasa dari H. Jaenal Arifin selaku pemilik sertifikat untuk pengambilan.

Menurut H. Zaenal Arifin yang turut hadir ke BPN Banyuwangi menjelaskan kepada wartawan bahwa.
“Saya tidak pernah memberikan surat kuasa kepada Rofik dan saya juga tidak kenal sama sekali”, ungkapnya.

Menurut penjelasan BPN Banyuwangi, dasar penyerahan sertifikat tersebut adalah surat kuasa dari H. Zaenal Arifin pemilik sertifikat, akan tetapi pemilik sertifikat tersebut tidak pernah memberikan kuasa kepada saudara Rofiq dan dirinya pun tidak mengenal Rofiq.

Setelah pihak BPN di konfirmasi, Poniyah pihak BPN Banyuwangi yang berada diloket 12 bagian penyerahan produk mengatakan tidak bisa menunjukan surat kuasa tersebut dengan dalil terselip dan masih dicari.
“Dasar penyerahan sertifikat dari pihak BPN banyuwangi adalah dengan adanya dasar surat kuasa H. Zaenal Arifin kepada saudara Rofik selaku pengambil sertifikat”, terang Poniyah.

Menurut pihak BPN, prosedur proses pendaftaran dan pengambilan sertifikat adalah dengan dasar kwintansi asli pendaftaran dan surat kuasa apabila dikuasakan kepada orang lain, dan dasar pengambilan kalau hanya berdasarkan fotocopi saja tidak bisa dilayani oleh pihak BPN.

Akan tetapi fakta dilapangan, BPN banyuwangi telah menyerahkan sertifikat kepada orang lain yang tidak melalui prosedur proses pengambilan sertifikat atas nama H. Zaenal dengan Luas tanah 7295 M2 tersebut yang berada di desa Bajulmati Kecamatan Wongsorejo Kab. Banyuwangi.

Saat kita konfirmasi kepala BPN tidak bisa kita temui karna baru keluar kota pada pukul 12:00 wmWib melalui Muryanto PLT Kasubag TU BPN saat kita konfirmasi diruang tamu sekitar Pukul 13:32 Wib tentang penyerahan sertifikat ke orang lain tanpa prosedur yang menyebabkan kerugian kepada orang lain yang disini notabene adalah masyarakat pendaftar sertifikat ke Badan pertanahan Agraria.(Abdul Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here