Penyerahan Sembako untuk Lansia Kec. Jetis dan Kunker PT. Ajinomoto

0
30

Mojokerto, Sinar Pos

Tak Lelah Gaungkan Disiplin Protokol Kesehatan

80 orang lansia Desa Jetis dan Desa Sidorejo Kecamatan Jetis, menerima bantuan sosial berupa paket sembako Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Program Peduli Lansia “Merpati Putih”. Paket diserahkan langsung oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Jumat (18/9) pagi di Kantor Desa Jetis.

Tri Cahyo Harianto Plt. Camat Jetis melaporkan, bahwa kegiatan ini merupakan aktivitas rutin yang diadakan tiap tahun. “Dapat kami laporkan, kegiatan bansos ini sudah dua tahun berjalan, Pak. Kami berharap agar kegiatan ini, dapat memberi manfaat bagi semuanya, khususnya dalam masa pandemi Covid-19 seperti ini,” kata Tri.

Masih berfokus pada penanggulangan pandemi Covid-19, Bupati Pungkasiadi tidak bosan mengajak masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Ibu Bapak, mohon satukan pemahaman kita. Wabah Covid-19 ini ada, dan belum selesai sampai hari ini. Mohon dipatuhi semua protokol kesehatan dimulai dari diri masing-masing. Ini akan sangat membantu gerak kami, dalam usaha memutus mata rantai Covid-19 lebih cepat. Kita usaha bareng-bareng, tidak boleh putus asa dan lelah,” kata bupati.

Sebelumnya di hari yang sama, bupati juga menekankan urgensi dari protokol kesehatan yang harus ditaati, demi percepatan pemutusan mata rantai Covid-19. Hal tersebut disampaikannya pada kunjungan kerja di PT. Ajinomoto Indonesia-PT. Ajinex Internasional. Bupati Pungkasiadi mengapresiasi perusahaan raksasa yang sudah eksis di Indonesia selama 51 tahun, karena sangat ketat dan serius dalam mengaplikasikan protokol kesehatan di lingkungan industri.

“Saya rasa protokol kesehatannya sudah cukup baik dan komplit, terlihat sejak dari pintu masuk tadi. Di dalam perusahaan juga demikian ya, tinggal kondisi pulang ke rumah nantinya seperti apa. Itu juga harus diperhatikan betul. Mohon dijaga betul protokol ini, karena kita tidak ada yang tahu siapa yang membawa virus,” kata bupati.

Direktur Ajinomoto Yudho Kusbandriyo, saat mendampingi kunker bupati turut menginformasikan bahwa perusahaan ini telah membentuk tim khusus pencegahan Covid-19. Yakni terbagi dalam tiga unsur meliputi manajemen, perwakilan karyawan dan dokter kesehatan. Tim khusus ini juga sudah berkolaborasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Kab/ Kota Mojokerto.

Tim bertugas melakukan sosialisasi 3M (Menggunakan masker, Mencuci tangan dan Menjaga jarak) lalu disempurnakan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Selain itu, disiapkan tim penegakan disiplin sebanyak 16 orang, yang melakukan patroli dengan menyemprotkan disinfektan dan memastikan sirkulasi udara berjalan baik.(ifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here