Pembukaan Muscab VII IBI Kab. Mojokerto Th.2020, Optimalisasi Pelayanan Bidan dalam Pandemi Covid-19

0
39
Mojokerto, Sinar Pos- Bupati Mojokerto Pungkasiadi didampingi Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi dan OPD, menghadiri kegiatan pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Mojokerto 2020, Sabtu (19/9) pagi di Hotel De Resort Mojokerto.
Pada muscab yang mengangkat tema “Bidan melindungi hak kesehatan reproduksi melalui pemberdayaan perempuan dan optimalisasi pelayanan kebidanan di masa pandemi Covid-19”, Rani Juliastuti Ketua IBI Kabupaten Mojokerto dalam sambutan menjelaskan rangkaian kegiatan muscab meliputi sidang ilmiah, sidang organisasi, serta pelantikan ketua dan pengurus harian.
IBI Kabupaten Mojokerto, kata Rani, juga telah membagikan logistik APD kepada 918 bidan yang terdiri dari Praktek Mandiri Bidan (PMB) sebanyak 394, Bidan Delima 158 dan yang belum Bidan Delima sebanyak 236.
Beberapa prestasi pun telah dicapai IBI bersama dengan dukungan semua pihak mulai TP PKK Kabupaten Mojokerto, Dinas Kesehatan, Dinas P2KBP2, BKKBN Jawa Timur serta IBI Jawa Timur. Seperti beberapa diantaranya dukungan atas inovasi “Jamaika” atau kepanjangan dari “Jari Penyelamat dalam Menurunkan AKI dan AKB serta Meningkatkan Pelayanan MKJP”. Dukungan itu juga ikut mengantarkan Pengurus Cabang meraih kejuaraan atas pelayanan KB terbanyak tingkat Jawa Timur bahkan tingkat nasional.
“Terima kasih untuk seluruh mitra kerja IBI, yang telah mendukung dan mendorong kami untuk terus memberi yang terbaik. IBI Kabupaten Mojokerto siap mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Mojokerto,” kata Rani.
Bupati Mojokerto pada arahannya mengucapkan terima kasih pada seluruh pengurus IBI, sebagai salah satu garda depan penanganan Covid-19 atas semua kerja keras dalam melayani kesehatan masyarakat.
“Saya sampaikan terima kasih pada seluruh bidan di Kabupaten Mojokerto. Terima kasih telah menjadi bagian dari garda depan penanganan Covid-19. Saya minta semua tetap fokus pada tugas masing-masing, namun tetap dengan menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi kini kita sudah dipayungi hukum melalui Perda Nomor 2 tahun 2020, tentang penegakan disiplin protokol kesehatan salah satunya wajib bermasker. Ini sudah kita terapkan di operasi yustisi beberapa hari lalu,” tutur bupati.
Hadir juga dalam kegiatan ini Ketua IBI Provinsi Jawa Timur Lestari, Kepala DP2KBP2 Joedha Hadi, serta OPD lainnya.(ifa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here