Gubernur Khofifah Bersama Pangdam dan Kapolda Kampanye Pakai Masker dan Bagi Sembako

0
32

Kota Malang, Sinar Pos – 19 September 2020 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali melakukan gowes bareng Forkopimda Jatim dan Malang Raya. Jika sebelumnya dilaksanakan di Kota Surabaya, Tulungagung, Kota Mojokerto, Sidoarjo, dan Kab. Madiun, kini Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim melakukan gowes di Kota Malang, Sabtu (19/9) pagi.

Tak hanya gowes, Gubernur Khofifah bersama Forkopimda Jatim juga mengkampanyekan kepada warga Malang untuk tetap menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan (Prokes).

Dengan mengenakan kaos hitam bertuliskan “Pakai Masker” warna biru, Gubernur Khofifah bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iriansyah, Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono dan Bupati Malang Sanusi, Walikota Batu Dewanti Rumpoko dan Walikota Malang Sutiaji gowes bareng mulai dari Kantor Bakorwil Malang menuju Lapangan Rampal, dengan singgah di beberapa titik untuk berbagi masker di Kota Malang.

“Jangan lupa pakai masker dan jaga jarak nggih ,” tutur Gubernur Khofifah saat membagikan masker kepada salah satu penarik becak.

Saat berhenti di Poltekkes, Gubernur Khofifah berkesempatan berhenti. Di tempat tersebut, Gubernur Khofifah ingin melihat secara dekat kesiapan Poltekkes yang rencananya akan digunakan sebagai rumah sakit darurat untuk melayani warga di Malang Raya yang membutuhkan perawatan Covid-19. Agar isolasinya terkontrol lebih baik.

Gubernur Khofifah mengatakan, nantinya Poltekkes akan dipersiapkan sebagai rumah sakit lapangan yang akan menampung para pasien Covid-19. Pihak Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur akan melakukan pemantauan kesiapan Poltekkes baik ketersediaan bed, ruang olahraga hingga ruang bersantai seperti cafe dan ruangan santai lainnya yang diyakini dapat mempercepat proses kesembuhan. Referensinya adalah RSDL Indrapura di Surabaya.

“Kepada masyarakat yang ingin menggelar hajatan seperti kemanten, cukuplah sementara waktu hanya mengadakan akad nikah tidak perlu menggelar resepsi. Keramaian keramaian dalam bentuk kegiatan apapun mohon untuk ditunda juga,” pinta Gubernur Khofifah. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here