Gubernur Khofifah Harap Menambah Motivasi Belajar

0
42

Surabaya, Sinar Pos – 18 September 2020 – Pemerintah Provinsi Jawa Timur kembali membagikan kartu perdana berisi paket kuota internet gratis bagi siswa siswi SMA SMK SLB negeri dan swasta di Jatim.

Setelah sebelumnya bantuan internet gratis diberikan pada 1,3 juta siswa Jatim dengan bekerja sama dengan Telkomsel, maka hari ini Jumat (18/9/2020), bantuan serupa diberikan lagi pada 1,3 juta siswa dan 100.000 guru dan tenaga kependidikan jenjang SMA/SMK/SLB negeri dan swasta Jawa Timur dengan bekerja sama dengan XL Axiata.

Pembagian bantuan kartu perdana berisi kuota internet gratis 30 GB itu dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, bertempat di SMAN 2 Mejayan Kabupaten Madiun.

Pembagian ini diikuti oleh 24 cabang Dinas Pendidikan dan MKKS SMA/SMK/SLB negeri dan swasta dari 38 kabupaten kota se Jawa Timur melalui daring.

Gubernur Khofifah mengatakan, bantuan kerjasama dengan XL Axiata ini menjadi upaya agar para siswa Jawa Timur kian terbantu dan dimudahkan dalam melaksanakan pembelajaran jarak jauh akibat adanya pandemi covid-19.

Selanjutnya jika nomor tersebut didaftarkan ke Dapodik, dan telah terkonfirmasi oleh Kemdikbud, maka siswa atau guru dan tendik akan mendapatkan SMS dari operator AXIS untuk mendapatkan kuota tambahan 55 GB melalui aplikasi AXISnet;

Kuota 55 GB tersebut dapat digunakan oleh para siswa, guru dan tenaga kependidikan sampai dengan akhir Desember 2020 mendatang.

Terkait pembagiannya, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa Dindik Jatim nantinya akan memfasilitasi pembagian kartu perdana AXIS melalui 24 Cabang Dinas. Ia ingin agar pembagian kuota internet gratis ini diprioritaskan untuk siswa yang tidak mampu.

“Berikutnya yang juga tengah kami lakukan adalah membantu sekolah sekolah yang belum terakses oleh internet karena wilayahnya yang ada di pelosok, kami tengah mengupayakan agar ada pemasangan BTS mini di sana yang bisa melancarkan kegiatan belajar di sekolah tersebut,” kata Khofifah.

“Yang sudah dapat internet gratis maka anak-anakku jangan lagi cari wifi di warkop atau tempat lainnya yang tidak memadai untuk belajar yang aman. Jangan berkerumun, dan selalu kenakan masker,” kata Khofifah. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here