Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Penguntil Mall

0
1283

SURABAYA, KAMIS (17/09/2020) SINARPOS.CO.ID – Anggota unit Reskrim Polsek Mulyorejo berhasil meringkus komplotan Spesialis penguntil di pusat perbelanjaan Mall. Komplotan penguntil tersebut diduga spesialis antar wilayah provinsi yang bergabung dengan penguntil spesialis asal Surabaya.

Empat Spesialis penguntil yang berhasil diringkus masing-masing adalah Ach. Tulus Basuki, laki-laki (67), Heriyanto, laki-laki (40), Ratnawati, perempuan (44), Yuliatin, perempuan (40), keempatnya merupakan warga Jakarta. Mereka diringkus sesaat setelah menjalankan aksinya di di pusat perbelanjaan Ranch Market lantai dasar Galaxy Mall, Surabaya, pada Minggu (13/09/2020) sekira pukul 14.30 Wib.

Ketika dilakukan konfirmasi terkait pencurian yang ada di Galaxy Mall, Surabaya, Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny Prihatin Rustam, S.Sos., M.Hum., mengatakan, benar. Pihaknya telah menangkap 4 orang Spesialis penguntil di Mall Galaxy, Surabaya.

“Mereka sudah kami masukkan ke dalam Bui,” ucap Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny Prihatin Rustam, S.Sos., M.Hum., dilansir sinarpos.co.id Rabu (16/09/2020).

Dari keempat Spesialis penguntil tersebut, satu pelaku lain yang belum ditangkap yakni inisial A (DPO), yang mendatangkan mereka ke Surabaya, sekaligus petunjuk untuk melakukan pencurian di Mall-Mall yang ada di Surabaya.

Terkuaknya komplotan Spesialis tersebut. Polisi dapati laporan dari Scuryti, bahwa ada gerak gerik sekelompok orang yang mencurigakan. Selanjutnya Polisi datangi TKP untuk melakukan penyelidikan, dan bekerja sama dengan pihak Scuryti setempat, termasuk melakukan identifikasi melalui Camera CCTV.

“Ketika Anggota kami melihat melalui Camera CCTV. Kelompok orang tersebut terbukti menguntil barang-barang yang ada di rak kemudian di masukkan kedalam tasnya. Selanjutnya Anggota dibantu Scuryti setempat untuk melakukan penangkapan,” terang Bunda Enny, sapaannya.

Berdasarkan barang bukti sebanyak 52 (lima puluh dua) botol minyak kayu putih berbagai ukuran dan 1 (satu) kaleng Bear Brand didalam tas, selanjutnya mereka dibawa ke Mapolsek Mulyorejo untuk diproses hukum lebih lanjut.

Tambah Bunda Enny, dari hasil interogasi yang diperoleh keempat tersangka. Mereka mengaku bahwa sudah beroperasi mulai Selasa (08/09/2020) dan berhasil menggasak 5 (lima) botol madu berukuran besar.

“Botol madu tersebut dibawa oleh rekan tersangka, yakni inisial A (DPO),” imbuhnya.

Guna mempertanggungkan atas perbuatannya kini
Keempat tersangka harus mendekam di balik jeruji Polsek Mulyorejo dan bakal terjerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pidana pencurian dengan pemberatan. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here