Senam Bersama dan Pembinaan Pegawai RSUD Prof. dr. Soekandar

0
26

Mojokerto, Sinar Pos

Bupati Minta Pelayanan Tak Kendor

Meski sangat sibuk merawat pasien Covid-19, Bupati Mojokerto Pungkasiadi ingin agar kinerja nakes harus tetap ditingkatkan. Hal ini disampaikan pada kegiatan senam bersama dengan ratusan nakes dan pegawai RSUD Prof. dr. Soekandar, Jumat (11/9) pagi.

“Di Jawa Timur angka terkonfirmasi positif masih tinggi setelah DKI Jakarta yang rencananya Senin besok PSBB lagi. Artinya, kita semua harus tetap disiplin protokol kesehatan. Kinerja teman-teman nakes harus tetap ditingkatkan. Saya harapkan RSUD Prof. dr. Soekandar bersama jajarannya bisa memberi pelayanan terbaik. Meski pandemi ini sudah lama, mohon agar pelayanan jangan sampai kendor. Kita hadapi ini sama-sama,” kata bupati.

Untuk penanganan Covid-19, bupati mendukung penuh RSUD Prof. dr. Soekandar dengan rencana memberikan anggaran DID dan BTT. Anggaran ini diharapkan mendongkrak pelayanan lebih optimal terhadap pasien, serta memberi perlindungan dan kenyamanan para nakes. Termasuk juga pengadaan kelengkapan APD, alkes, dan penambahan ruang isolasi.

Pada PAPBD tahun 2020, RSUD Prof dr. Soekandar direncanakan mendapat tambahan anggaran sebesar Rp 37.469.464.450. Selanjutnya untuk tahun 2021, juga akan mendapat anggaran Rp 16,4 miliar (rencana untuk membangun gedung IGD).

“Anggaran memang saya buka lebar-lebar untuk kesehatan. Tetap saya sampaikan terus menerus, aspek kesehatan akan terus kami tingkatkan terlebih di masa pandemi. Jaring pengaman sosial (JPS) mulai dari BLT, BST, BPUM hingga insentif bagi panjenengan semua juga Insyaallah akan diintensifkan. Pemulihan ekonomi dan keamanan tentu kita pikirkan juga,” lengkap bupati dilanjutkan penyerahan 389 paket bagi tenaga harian lepas dan mitra kerja RSUS Prof. dr. Soekandar.

Direktur RSUD Prof. dr. Soekandar Djalu Naskutub, mengucapkan terima kasih atas support yang diberikan pada seluruh nakes yang hingga saat ini telah menangani perawatan pada sekitar 500 orang PDP maupun terkonfirmasi positif Covid-19.

“Sampai saat ini, kami sudah merawat sekitar 500 orang PDP dan terkonfirmasi positif. Awal ditunjuk sebagai RS rujukan, hanya ada 3 ruang isolasi. Begitu ada anggaran, kini kami sudah ada ruang isolasi hingga 100 bed. APD yang awal-awal masih minim, sekarang sudah sangat memadai dan tercukupi. Kamar operasi yang dulu di bawah dan kurang representatif, kini sudah ada lima. Khusus untuk penanganan Covid-19, ada satu ruang yang kami sendirikan. Di P-APBD, gedung baru kami akan kami operasionalkan penuh dengan supply genset yang sudah cukup,” terang Djalu Naskutub.

Usai senam, Bupati Pungkasiadi menilik langsung beberapa ruang operasi non Covid-19 RSUD Prof. dr. Soekandar. Lima ruang diantaranya berstandar nasional dan tiga lainnya berstandar internasional dengan fitur-fitur canggih. Hadir mendampingi bupati antara lain Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi, Asisten serta OPD.(ifs)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here