Khofifah : Robot KECE Unesa Akan Bantu Nakes di RS Darurat Lapangan Indrapura

0
48
SURABAYA SINAR POS – 14 Juli 2020 – Keterlibatan perguruan tinggi Jatim dalam penanganan covid-19 kembali menguat. Senin (13/7/2020) sore, giliran Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyerahkan dua unit robot pintar yang akan membantu nakes Jatim dalam merawat pasien covid-19.
Robot itu diberi nama KECE. Yang tak lain adalah akronim dari Kreatif, Energik, Cantik, dan Elegan. Robot ini rencananya akan dioperasikan di RS Darurat Lapangan (RSDL) Indrapura, Surabaya.
Robot ini memiliki beberapa keunggulan. Ia dapat mengantar makanan, alat medis, obat-obatan dan juga mampu melakukan sterilisasi ruang rawat.
Tak hanya itu, robot KECE juga dilengkapi alat komunikasi berbasis video. Yang dapat menunjang kinerja tenaga medis dari jarak jauh. Dengan begitu, dokter bisa berkomunikasi dengan pasien, tanpa harus melakukan kontak secara langsung.
“Robot ini sangat membantu tenaga medis, sebab saat pandemi covid-19 ini, physical distancing harus dijaga, interaksi satu dengan yang lain juga harus dibatasi, terutama interaksi nakes dengan pasien yang interkasinya sangat intesnif, akan bisa disubsitusi robot ini,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat menerima dua robot KECE dari Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan di halaman Gedung Negara Grahadi.
Gubernur Khofifah optimistis, robot KECE ini akan memberi kontribusi siginifikan dalam penanganan pasien Covid-19. Contohnya adalah efisiensi penggunaan Alat Perlindungan Diri (APD).
Secara khusus Khofifah merencanakan kedua robot KECE tersebut dioperasikan di RSDL Indrapura Surabaya. Karena di sana ada ruang perawatan di hall besar, sehingga akan terbantu jika pelayanan dibantu si robot KECE ini.
Ke depan, Khofifah mendorong agar Unesa bisa mengembangkan inovasinya untuk menciptakan Robot KECE generasi kedua, dengan dilengkapi alat untuk mengukur suhu tubuh.
Sementara itu, Rektor Unesa, Prof. Dr. Nurhasan mengatakan, Robot KECE ini bertujuan untuk membantu memotong rantai penyebaran virus Covid-19, terutama memberi rasa aman kepada para tenaga medis.
Disebutkan pula bahwa robot yang bernilai Rp 95 juta ini akan diserahkan langsung ke Pemprov Jatim untuk kemudian dipergunakan di RS Rujukan Covid-19 Pemprov Jatim.
Nur Hasan menambahkan, ke depannya robot ini juga akan dilakukan penambahan fitur baru. Dua fitur yang tengah dilakukan pengembangan adalah pendeteksi suhu tubuh dan terapi musik.
Penambahan terapi musik, menurut Nur Hasan bertujuan untuk memberikan layanan phsycologis yang bisa menjaga bahkan meningkatkan imunitas para pasien. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here