PEMDES TENGGOR MENGADAKAN TASYAKURAN

0
65

GRESIK, SINAR POS – Keragaman bangsa Indonesia membuat masyarakat memiliki berbagai tradisi dan budaya. Termasuk tradisi penangkal bala’ (tolak bala’) Pemdes tenggor Kecamatan balong panggang kabupaten gresik

Menanggapi pandemi Corona yang melanda Indonesia saat ini pemerintahan desa tenggor dan bidan Desa tenggor Kecamatan balong panggang ini membuat buceng agar terhindar dari balak maupun penyakit yang belakangan ini juga sering disebut-sebut sebagai pagebluk.

“Kita ingin agar warga tetap tenang dan menang, tapi juga tetap berwaspada. Maka dari itu untuk antisipasi, kita lakukan penyemprotan juga hajatan biar bisa untuk tolak balak,” papar Kepala Desa tenggor kowianto kepada awak media sinar pos

Sebagai orang terdepan di desa, Kades Tenggor kowianto ini punya gagasan dari nenek moyang zaman dahulu dengan jargon “Jowo tetep digowo, Arap tetep digarap”. Maknanya, sebagai masyarakat Jawa, tetep melakukan bagaimana upaya dan aktivitas kebanyakan orang umum, istilahnya Njawani. Juga, berharap lewat doa sebagai penguat penangkalnya.

Ketika pemdes sudah melakukan pengerjaan penyemprotan cairan disinfektan secara maksimal, dan disoliasikan ke warga di anjurkan jaga jarak dan cuci tangan dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa diharap bisa memperkuat harapan selamat dari wabah Covid-19 yang kian hari bertambah parah ini.

“Tentunya kita berharap, supaya desa tenggor aman dan bebas dari segala ancaman penyakit. Termasuk virus Corona yang memberi ke dampak Indonesia juga,” jelasnya.

Tasyakuran ini juga di hadiri perangkat desa dan ibu ibu kader kader desa tenggor dan pemdes tenggor Senin (6/7/2020) (Hadi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here