DPC PDI Perjuangan Banyuwangi Sambangi Polresta Banyuwangi

0
164

Banyuwangi – Sinar Pos, Polemik pembakaran bendera PDI Perjuangan yang terjadi saat aksi massa tolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) di depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, pada Rabu (24/6), sehingga membuat marah kader PDI Perjuangan disetiap daerah, Hari ini Pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Banyuwangi melakukan aksi damai menuju Polresta Banyuwangi untuk mengadukan kasus tersebut, Senin (29/6).

Diketahui sebelumnya kasus pembakaran bendera PDI Perjuangan di muka umum dan peristiwa hukum lainnya dalam aksi massa di Gedung DPR RI/MPR RI, Senayan Jakarta, namun identitas dari para pelaku belum diketahui sehingga hari ini serentak dilakukan pengaduan di setiap daerah, aksi ini di pimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Banyuwangi yang juga sekaligus sebagai ketua DPRD kab. Banyuwangi I Made cahyana negara dan di ikuti oleh anggota DPR Kab. Banyuwangi dari praksi PDIP, dengan jumlah anggota yang ikut berjumlah kurang lebih 20 orang mengingat masih suasana Covid-19.

Saat di konfirmasi terkait aksi damai ini I Made cahyana negara,SE selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kab.Banyuwangi mengatakan, “Aksi damai kami ini sebagai aksi solidaritas partai dan kami juga tertib mengikuti protap kesehatan Covid-19 yang dianjurkan oleh pemerintah pusat, hari ini kami melakukan aksi damai untuk mengadukan kasus pembakaran bendera kita ke Polres Banyuwangi, mengingat di dalam anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga PDI Perjuangan jelas disebutkan mengenai simbol-simbol partai diantaranya adalah tentang lambang dan bendera partai yang ditetapkan dalam kongres PDI Perjuangan”,ungkap I Made.

“PDIP adalah partai yang sah, berasaskan Pancasila dan di bangun melalui sejarah yang panjang sehingga berdirilah PDIP sampai saat ini, PDI Perjuangan tetap dan selalu akan menempuh jalur hukum, kami tidak pernah memiliki keinginan untuk memecah belah Bangsa, sebab kami adalah Pengikut Bung Karno yang menempatkan Pancasila sebagai suluh perjuangan Bangsa,” tegasnya.

Rombongan tiba di Polresta Banyuwangi dan langsung menghadap Kapolresta Banyuwangi untuk menyerahkan laporan terkait pembakaran bendera partai PDIP di Jakarta.

Saat di konfirmasi terkait pengaduan tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Sarifudin, SH.SIK.MH. menjelaskan, maksud dengan kedatangan Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Banyuwangi datang ke Polresta Banyuwangi untuk menyerahkan pengaduan terkait masalah pembakaran bendera PDIP di jakarta kemarin, untuk pelaporan tersebut sudah kami terima dan untuk tindak lanjutkanya kami akan segera melaporkan dan koordinasi dengan Polda Jatim dan Mabes Polri”. Ungkap kapolresta Banyuwangi.

Lebih jelasnya I Made cahyana negara,SE mengatakan, untuk perkembangan lebih lanjutnya akan kami sampaikan, inti dari laporannya kalau saya lihat berpokus di Jakarta, ini mungkin solidaritas menunjukan bahwa partai PDIP berada di seluruh Kabupaten, ini diadakan serentak di seluruh Kabupaten”. Tutup I Made.
(Haris)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here