Garong Uang Perusahaan, Salesman Asal Kupang Panjaan di Polisikan

0
1327

SURABAYA, SELASA (23/06/2020) SINARPOS.CO.ID – Seorang salesman yang bekerja di perusahaan alat tulis milik CV. Maju Mapan Jaya yang beralamatkan Jl. Margomulyo 44 Blok OO No.38, Surabaya, harus berurusan dengan pihak Kepolisian Polsek Asemrowo Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, lantaran salesman tersebut Garong uang perusahaan dengan melakukan tindak pidana penggelapan dalam Jabatan.

Diketahui salesman tersebut yakni inisial AL laki-laki (34), warga Kupang Panjaan, Surabaya. Ia diciduk Anggota Opsnal unit Reskrim Polsek Asemrowo dirumahnya.

AL di Polisikan oleh CV. Maju Mapan Jaya lantaran menggelapkan alat tulis Fancy berbagai jenis, sehingga CV. Maju Mapan Jaya mengalami kerugian Rp.48.747.913 (empat puluh delapan juta tujuh ratus empat puluh tujuh sembilan ratus tiga belas).

Kanit Reskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha P, S.I.K., mengungkapkan, pelaku diberi kepercayaan oleh CV. Maju Mapan Jaya untuk menjualkan barang pada customer yang ada di kota Malang.

“Namun hasil pembayaran yang di bayarkan oleh customer yang ada di Malang, tidak di bayarkan pada CV. Maju Mapan Jaya,” ungkap Rizkika, sat gelar Press release, Senin (22/06/2020) Siang.

Mengetahui hal tersebut, akhirnya CV. Maju Mapan Jaya pun berupaya menagih uang yang telah digelapkan oleh pelaku. Namun dalam rentang beberapa bulan, pelaku terus aja berkelit jika ditagih oleh korban. Karena sudah bosan dengan janji-janji pelaku akhirnya CV. Maju Mapan Jaya melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

Waktu kejadian pada Jum’at 11 Oktober 2019 lalu sekira pukul 14.00 Wib Korban melapor pada Kamis (02/04/2020) sekira pukul 13.00 Wib. Namun pelaku baru bisa dibekuk oleh petugas sekitar dua Minggu yang lalu karena pelaku sempat menghilang.

“Saat menangkap pelaku, petugas mengamankan barang bukti berupa 15 lembar Foto Copy nota penjualan ke toko-toko yang ada di Malang. Serta kepada petugas pelaku mengaku menggelapkan uang tersebut untuk dipakai memenuhi kebutuhan sehari-hari, ” pungkas Suko.

Akibat perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 374 KUHPidana tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman hukuman selama 5 (lima) tahun penjara. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here