Nasib Yoko Diujung Tanduk Terhalang Melaju Pilbub Mojokerto 2020, Ada Pasbalon Baru

0
2166

Foto : Illustrasi Pilkadi Mojokerto Tahun 2020

Mojokerto (Sinar Pos) – Jargon politik itu dinamis, bergerak cepat, setiap saat bisa berubah memang benar adanya. Semula Yoko Priyono yang sudah dapat dipastikan bakal melaju dalam Pilbup Mojokerto 2020, karena telah mengantongi 13 kursi DPRD hasil rekom dari PPP, Golkar dan PAN. Kini nasib Yoko berada diujung tanduk, terhalang melaju dalam Pilbup Mojokerto 2020 oleh karena tidak dapat atau sulit mendapatkan Rekom dari Parpol dengan jumlah kursi DPRD melebihi batas minimal syarat pencolonan yaitu 10 kursi DPRD.
Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, bahwa Yoko yang berpasangan dengan Chairunnisa dipatikan dapat melaju dalam Pilbu Mojokerto 2020 karena telah mendapatkan Rekom dari tiga Parpol yaitu PPP, Golkar dan PAN dengan jumlah kursi total 13 kursi DPRD.

Hal tersebut di atas telah disampaikan dalam beberapa kesempatan Acara Buka Bersama Per Dapil DPC PPP Kabupaten Mojokerto, terakhir di RM.Dewi Sri Jalan Raya Jabon, Gayaman, Mojoanyar kabupaten Mojokerto pada Jum’at 15 Mei 2020.

Daalam kesempatan acara Buka Bersama per Dapil tersebut baik H.Khusirin, SIp, MM maupun Drs.Yoko Priyono, MSi telah menyampaikan dengan jelas bahwa Yoko mendapatkan rekom dari PPP, Golkar dan PAN dengan jumlah 13 kursi di DPRD Kabupaten Mojokerto.

Kemudian awak media ini bergegas menemui elit politik PAN Mojokerto STS di rumahnya guna mengklarifikasi kebenaran klaim Khusairin dan Yoko tersebut di atas. Ternyata klaim dimaksud tidak benar adanya alias lib service saja.

STS dengan tegas mengatakan : “Itu tidak benar, Rekom PAN telah jatuh ke IKBAR lihat ini (menunjukkan foto di HP) SK DPP PAN tentang Penetapan PAN mengusung Pasbalon IKBAR (Ikfina-Barra) dalam Pilbub Mojokerto 2020”. (21/5/2020).
Sempat terbaca dari HP itu SK nomor 31 tertanggal 17 April 2020 di tanda tangan oleh Sekjen PAN Eddy Soeparno dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.
Selanjutnya awak mendia ini mengklarifikasi kepada elit politik Golkar Kabupaten Mojokerto SBD by phone dengan mendapat penjelasan sebagai berikut. Benar bahwa Yono bakal diusung oleh Golkar dengan telah mendapatkan SPS atau Surat Penetapan Sementara sebagai rangkaian menuju Rekom. (2/6/2020).

Namun dari berbagai sumber lain yang dapat dipercaya mengatakan bahwa Rekom Golkar tidak akan didapat oleh Yoko. Pertai Golkar itu sudah berpengalamam,telah malang melintang dalam perpolitikan di NKRI ini. Tidak mungkin Yoko mampu memenuhi syarat untuk meraih Rekom Golkar. Ditambah lagi terbesit kabar bahwa Rekom Golkar disikat oleh IKBAR. Walaupun SBD menyatakan sulit Rekom berubah ke orang lain walau masih bersifat Surat Penetapan Sementara.

Terbaru dalam minggu ini dari sumber yang terpercaya bahwa ada Kwalisi Baru dalam Pilbub Mojokerto 2020. Mereka menyebutnya dengan Kwalisi “Ijo Royo Royo”. Maksudnya bergabungnya PPP dan PKB dalam mengusung Pasbalon (Pasangan Bakal Calon) Bupati dan Wakil Bupati.

Kwalisi Ijo Royo Royo dikabarkan akan mengusung pasbalon baru yaitu Bakal Calon Bupati Titik Masudah (politikus PKB, Bendum Fatayat NU Pusat) yang adik kandung Dra. Hj. Ida Fauziyah, M.Si. sang Menteri Tenaga Kerja RI, yang suaminya orang dekat Herry Tanu Sudibyo Bos MNC Vision Networks dan Gus Gugus Joko Waskito yang Wasekjen DPP PPP.
Melihat peta politik di atas maka sungguh nasib Yoko diujung tanduk sulit mendapatkan tiket maju Pilbub Mojokerto 2020 karena terhalang dengan tidak mendapatkan rekom parpol yang cukup. (Mudoifah).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here