Beberapa Tambang Timah (TI) Jenis Rajuk Masih Beroperasi Dihutan Lindung

0
100

Bangka Barat, Sinar Pos

Dalam hutan lindung/ penghijauan juga termasuk Daerah Aliran Sungai (DAS) wilayah Kebun serai Desa menjelang Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat menurut keterang inisial (J) sampai sekarang masih saja beroprasi sampai sejauh ini belum ada tindakan sama sekali, dari aparat terkait, atau belum di tindak lanjuti oleh aparat Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung.

Menurut keterangan dari narasumber berinisial (J) ada 4 (Empat) unit. (TI) Tambang Konvensional ilegal Jenis Rajuk milik warga Kampung menjelang yang masih beroperasi sampai sekarang, inisial (J) pun mengatakan memang belum ada tindakan apapun dari aparat terkait.

Adapun pasir timah hasil dari tambang ilegal yang mereka dapat sehari-hari di kebun serai hutan lindung/ penghijauan, ini dijual kepada kolektor yang ada di kampung menjelang, Kampung mereka sendiri namun mereka tidak mau memberitahukan nama kolektor yang membeli pasir timah yang mereka dapatkan dari hutan lindung kebun serai.

Berdasarkan pasal 91 ayat (1) undang-undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan bahwa “orang perorangan dengan sengaja;”. a menjual menguasai memiliki, dan/atau menyimpan hasil tambang yang berasal dari kegiatan pertambangan di dalam kawasan hutan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 17 ayat (1) huruf D; dan/atau membeli memasarkan dan/atau mengelola hasil tambang dari kegiatan penambangan di dalam kawasan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 17 ayat (1) huruf E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (Tiga) tahun dan paling lama 10 (Sepuluh) tahun serta dipidana denda paling sedikit 1,5000.000.000.00 (Satu miliar Lima ratus juta rupiah), dan paling banyak 5000.000.000.00 (lima miliar rupiah),”

Awak media Sinar Pos pun kembali mengkonfirmasikan perihal kegiatan tambang konvensional ilegal di kebun serai montok Babar, kepada, Energi Sumberdaya Mineral (ESDM) Bapak Andi selaku dari (ESDM) namun Bapak (Andi) kembali tidak memberikan jawaban.(Rizal Rahif)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here