Kenakalan Remaja Ditengah Pandemi Covid-19, Satpol PP Kota Kediri Amankan 7 Remaja

0
187
KEDIRI, SINAR POS – Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Kediri mengamankan 7 anak remaja ( dibawah umur ) yang memicu kegaduhan di sebuah rumah kos di wil. Kel.Burengan Kota Kediri, Rabu (6/05/ 2020) sekitar pukul 21.30. WIB.
Kejadian itu berawal dari Pengaduan Masyarakat (dumas) terkait kegaduhan yang terjadi di sebuah rumah kos setempat, kemudian Tim Respon Cepat Kerja Tuntas 《 RCKT 》Satpol PP Kota Kediri yang sedang melakukan Patroli Rutin langsung menuju lokasi.
Kabid.Trantibum, Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan Bahwa di Rumah Kos timur TPU Kel. Burengan Kec. Pesantren Kota Kediri awalnya
ada kegaduhan yang bersumber dari 7 anak belasan tahun 3 perempuan dan 4 Laki-laki.
Salah satu orang tua yang mencari anaknya menemukan dilokasi tersebut, dia berjenis kelamin perempuan, dari kegaduhan itu terjadi karena salah satu anak berusaha menyembunyikan, akhirnya si anak kemudian kondisi tak sadarkan diri.
” Kejadian itu telah diamankan oleh 3 《 Tiga 》 pilar dan masyarakat, Anggota satpol PP bersinergi dengan Tim Rescue Kediri Raya 《 Tim – RKR 》meluncur ke lokasi,” ungkapnya.
Menurutnya, Langkah yang diambil kemudian bersinergi dengan 3 pilar, Tim RKR dan masyarakat , lalu Untuk menghindari hal2 yang tidak di inginkan diambil langkah antara lain, anak yang tak sadarkan diri di larikan ke RS Gambiran dengan mobil Emergency, untuk mendapat penanganan medis. 《 bersama ortunya).
Lalu 2 perempuan dan 4 Laki-laki di bawa ke Poltek Kediri markas penangan percepatan penanggulangan Covid-19 Kota Kediri, untuk diperiksa kesehatannya , memastikan mereka tidak terpapar COVID 19.
“Hasil tes suhu tubuh mereka normal dan tak ada gejala sakit, Setelah mendapat pembinaan dari Satpol PP Kota Kediri, tiga pilar Tingkat Kel. Burengan dan BPBD. Lalu yang bersangkutan dibawa ke mako Satpol PP,” tambahnya.
Par (50), pemilik kos mengaku baru tahu bahwa mereka dalam pantauan, peristiwa tersebut menjadikanya pelajaran bahwa penghuni kos harus jelas identitasnya, segera lapor 1x 24 jam siapapun yang akan menyewa kamar kos.
“Belum ada satu bulan, mereka sering terpantau ramai di tempat kosnya,” ungkapnya. Sementara warga yang lain mengingatkan bahwa komunitas anak-anak sekolah yang masih berusia belasan tahun tersebut berpotensi melakukan kegiatan negatif yang menjurus pada kenakalan remaja.
“Masalah kenakalan remaja apalagi disaat pandemi Covid-19 seperti ini, semua fihak harus waspada pada perubahan prilaku yang mungkin mengganggu kejiwaan sang anak, jadi perlu peran aktif orang tua, masyarakat dan pemerintah daerah untuk memgatasi kevakuman kegiatan sekolah yang dimanfaatkan untuk menggalang komunitas remaja,” jelasnya. ( lh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here