Dalam Satu Bulan Satresnarkoba Polrestabes Surabaya Tangkap 31 Pelaku Narkoba

0
384
SURABAYA, KAMIS (30/04/2020) SINARPOS.CO.ID – Dalam waktu satu bulan, Satuan Reserse (Satres) Narkoba Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, mampu mengungkap 23 kasus penyalahgunaan narkoba dan berhasil mengamankan 31 tersangka yang terdiri dari 30 orang laki-laki dan seorang perempuan di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
Pers rilise yang digelar dilapangan tembak Arjuna Polrestabes Surabaya, yang dipimpin langsung Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian didampingi Kasubbag Humas AKP M. Akhiyar serta Wakasat Resnarkoba dan Kanit, mengungkapakan, wabah Covid-19 tidak menghambat pergerakan dari para pengedar Narkoba, kami berupaya menganalisa dan mengevaluasi hasil ungkap kasus bulan April dari keberhasilan Unit 1, Unit 2, Unit 3 dan Tim Khusus.
“Barang Bukti yang berhasil kami amankan dari para 31 pelaku yaitu berupa 11,20 kg sabu, 7.600 butir Extasy, 280 butir H5 dan 24 ribu pil koplo/LL dan 5 Gram Ganja,” Sebut Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya.
Dirinya menuturkan, ini merupakan hasil kinerja dalam kurun satu bulan. Dengan jumlah ungkap kasus yang dilakukan ini, lanjut AKBP Memo Ardian, menjadi bukti keseriusan Polrestabes Surabaya, khususnya Satres Narkoba, dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah hukum Polrestabes Surabaya.
“Kita akan terus memberantas peredaran narkoba di kota Surabaya, bahkan sampai ke akar-akarnya, mulai dari pemakai, pengedar, sampai bandarnya, hingga Kota Surabaya menjadi kota yang aman dari barang haram tersebut,” jelas dia.
Lanjut beliau, beberapa diantara para pelaku terpaksa kami lakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki karena mencoba kabur saat dilakukan penangkapan.
“Darisini, ternyata corona tidak menghambat bagi para pelaku kejahatan narkoba, jadi saya tekankan kembali untuk kita berikan langkah tegas, kalau masih mengedar di Surabaya, Siap.. Siap.. bagi pelaku kejahatan Narkoba,” terang Kasat Resnarkoba AKBP Memo Ardian.
Adapun jaringannya kita masih melakukan penyelidikan, Bosnya ada di Lapas. Dari Beberapa LP sudah kita lakukan pemeriksaan di Lapas dan tentunya dari Bos itu akan kenakan TPPU, Ada 3 Kasus yang sudah kita lakukan penyelidikan dan penyidikan, Kita akan miskinkan Bosnya, Kita miskinkan Pengedarnya sampai ke akar-akarnya,” Tegas Perwira dengan dua melati dipundak ini. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here