Pasien Ke-6 Positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto Warga Dari Kecamatan Ngoro

1
1312

Foto : Ilustrasi Cegah penyebaran virus Corona.

Mojokerto (Sinar Pos) – Tambah satu lagi pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mojokerto sehingga jumlah total sementara ini menjadi 6 (enam) orang pasien.
Hasil investigasi awak media kami, pasien positif Covid-19 ke-6 adalah warga dari kecamatan Ngoro, yang beralamat di perumahan kapling Barat SDN Kembangsri RT.04 RW.04 Dusun Kembangsri Desa Kembangsri Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto. Namanya dr.Ernawati (45) yang saat ini dinas di UPT Puskesmas Ngoro, Jalan Jl. Raya Jolotundo-Ngoro-Mojokerto No.2, Sedati, Kec. Ngoro, Mojokerto, Jawa Timur 61385.

Sebelumnya ada 5 ( lima ) orang yang positif Corona-19 di Kabupaten Mojokerto, yaitu :
1. Perempuan berusia 36 tahun asal Kemlagi, kini dirawat di RS di Sidoarjo.
2. Perempuan berusia 39 tahun asal Kecamatan Mojosari (PNS) perawat di RSUD, Kini dirawat di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.
3. Pria berusia 50 tahun asal Kecamatan Jetis, kini dirawat di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.
4. Perempuan berusia 48 tahun asal Jetis, Kini dirawat di ruang isolasi RSUD Prof Dr Soekandar Mojosari.
5. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Kini isolasi mandiri di rumahnya kawasan Pacet Mojokerto karena tanpa gejala.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Mojokerto resmi mengumumkan adanya tambahan satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Juru bicara Gugus Tugasa Covid-19 Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto menyampaikan bahwa tambahan satu orang yang positif Covid-19 itu memang benar. Ardi yang resminya menjabat sebagai Kepala Diskominfo Kabupaten Mojokerto berkantor di Jl. Kyai H. Hasyim Ashari Nomor 12, Kode Pos 61318, Jawa Timur. Telpun (0321) 321268. Email : diskominfo@mojokertokab.go.id

“Mengacu data Dinkes Kabupaten Mojokerto, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu memang benar ada tambahan satu lagi, saat ini sedang menjalani proses isolasi di rumahnya setelah keluar dari perawatan RSUD Prof dr Soekandar Mojosari,” ujarnya, Senin (27/4/2020).
Pihaknya menjelaskan, pasien yang terpapar virus corona ini merupakan klaster Pelatihan Petugas Haji Indonesia di Asrama Haji Sukolilo Surabaya. “Ini termasuk dalam klaster Pelatihan Petugas Haji Indonesia di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada 8-19 Maret 2020,” jelasnya.
Mengingat pasien berinisal E (45) tergabung dalam Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI), Dinkes Kabupaten Mojokerto telah melakukan rapid test kepada seluruh TKHI. “Untuk TKHI sudah selesai rapid test, menyusul, keluarga satu rumah akan dilakukan rapid test,” tururnya.
Sementara menurut informasi dari Humas Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto. Jumlah pasien terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19) di Kabupaten Mojokerto bertambah satu orang lagi yang Terkonfirmasi Positif namun tanpa Gejala atau yang disebut Orang Tanpa Gejala (OTG).
“Setelah Kadinkes Kabupaten Mojokerto menjadi Orang Tanpa Gejala (OTG) Terkonfirmasi Positif pertama di Kabupaten Mojokerto, jumlah OTG Terkonfirmasi Positif bertambah satu orang lagi, seorang Perempuan berusia 45 tahun asal Ngoro,” terang dr. Langit, Humas Gugus Tugas Pencegahan Penyebaran Covid-19 Kabupaten Mojokerto.
dr Langit Kresna Janitra, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Mojokerto membeberkan per hari ini, Minggu 26 April 2020, jumlah Pasien yang terkonfirmasi Covid-19 ada sebanyak 6 orang, PDPnya 57 orang dan ODPnya 468 orang.

“Semua pasien sudah dilakukan isolasi, dan keluarganya juga sudah dilakukan tracing,” pungkasnya.
Rapid tes pertama pasien dari Ngoro itu ada reaksi dilanjutkan dengan Swab tes hasilnya negative. Rapit tes adalah jenis tes awal/sekrening untuk mengetahui ada virus apa tidak dengan mengambil sampel darah yang bersangkutan. Sedangkan tes Swab adalah tes yang sesungguhnya untuk mengethui yang bersangkutan terpapar visus Corona apa tidak dengan mengambil sampel liur mulut atau liur hidung. Kalau rapid tes hasilnya bisa ditunggu beberapa menit, tetapi untuk tes swab hasilnya menunggu beberapa hari
Kemudian beberapa hari lagi dilakukan swab tes hasilnya positif, kemudian pasien dari Ngoro itu dilakukan perwatan di RSUD dr Sukandar jalan Hayam Wuruk No.25 Mojosari Kabupaten Mojokerto.
Setelah menjalani perawatan beberapa hari di RSUD dr.Soekandar Mojosari dan dinyatakan sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG) maka pasien dari Ngoro itu diperbolehkan pulang dengan menjalani proses isolasi di rumahnya, (ifa).

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here