M.Imam Chambali,SH : Ditengah Pandemi Covid-19, Media Jangan Perkeruh Suasana, Politisi Jangan Cari Panggung

1
225
SINAR POS – Wabah Corona atau Covid-19 telah memukul sendi-sendi perekonomian negeri ini, bahkan bukan Indonesia saja, seluruh dunia merasakan dampak pandemi global Covid-19.
Pemimpin Redaksi Media Cetak dan Online Sinar Pos, M.Chambali,SH, merasa miris dengan masih adanya pemberitaan media massa yang terkesan memperkeruh suasana, menakut-nakuti masyarakat pembaca, dengan berita yang kontra produktif dari nara sumber yang tidak kompeten.
“Masyarakat itu sudah banyak yang susah mencari ekonomi ditengah wabah Covid-19, janganlah menambah ketakutan masyarakat dengan berita-berita yang membuat masyarakat makin paranoid,” ungkapnya, minggu (19/04/2020).
Masalah pandemi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini dan dunia menurutnya, berpengaruh terhadap ekonomi masyarakat, ekonomi ada hubungan dengan masalah perut, dia berharap media untuk berhati-hati dalam pemberitaan.
“Sebab kalau sudah masalah perut rawan sekali, jangan sampai media salah menentukan narasumber yang tidak berkompeten, salah bersteatment atau berkomentar akibatnya akan mempengaruhi moril masyarakat yang tengah berjuang menghadapi wabah ini,” terangnya.
“Sebagai penyaji informasi kita berkewajiban untuk memilah dan memilih mana berita yang berdampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat, kita harus bijak dalam men-share berita ke tengah masyarakat, karena itu Sinar Pos cetak dan online berkomitmen untuk menyajikan berita-berita yang menambah optimisme masyarakat menghadapi wabah ini,” tambahnya.
Menurutnya, yang tidak punya latar belakang dan background di bidangnya jangan di wawancara, karena hasilnya justru tambah memperkeruh suasana ditengah keprihatinan masyarakat
Selain itu Imam juga menyoal tentang adanya Politisi-politisi yang memanfaatkan situasi ini untuk menyalahkan dan menyudutkan pemerintah ditengan pandemi Covid-19 demi kepentingan Panggung politik belaka.
“Seharusnya para petinggi partai dalam situasi wabah seperti ini jangan mencari panggung dengan menyalahkan pemerintah, tapi bantulah masyarakat yang membutuhkan, waktunya pemilu saja, rakyat tidak butuh kaos dikasih kaos, rakyat tidak butuh benner dikasih bener, di saat rakyat butuh masker dan sembako mereka malah tidak muncul, malah lempar batu sembunyi tangan,” ungkap Imam.
Imam menambahkan, politisi seharusnya tidak manfaatkan situasi seperti ini untuk mencari panggung dengan menyalahkan pemerintah.
“Rakyat sudah pintar, jadi berpolitiklah dengan santun dan elegan, sukses tanpa ada yang harus di jatuhkan,” Jelasnya.(Leh)

1 KOMENTAR

  1. ⁣⁣Dr pada di #dirumahaja dan ga ada kerjaan, apalagi gaada pemasukan tambahan? mending main game online aja di QQHarian (bisa cari\\/search di google) guys. selain bisa ngilangin rasa jenuh atau bosan dan juga bisa dapat tambahan penghasilan guys.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here