Ditengah Wabah Covid-19 Masyarakat Kecamatan Parittiga Kesulitan Dapatkan Gas Elpiji 3kg.

0
162
BANGKA BARAT, SINAR POS – Dengan langkanya gas elpiji 3 kg membuat semua masyarakat mengeluh dan banyak yang tidak mendapatkan gas elpiji 3 kg di pangkalan dikarenakan telah habis
“Namun Sangat disayangkan ada beberapa kendaraan sepeda motor roda dua yang mendapatkan gas 3 kg melebihi dari 2 sampai 5 tabung per,orang mayoritas yang mendapatkan tabung gas elpiji banyak adalah pedagang-pedagang rumah makan yang ada di kecamatan parittiga dan juga penjual eceran, rumah makan pun rata-rata menggunakan gas 3 kg
“Sementara ibu rumah tangga lainnya banyak yang tidak mendapatkan gas elpiji 3 kg di pangkalan dikarenakan telah habis, juga maraknya pengecer pengecer yang mencari keuntungan dengan menjual harga mahal mencapai Rp27.000 sampai Rp30.000 per tabung.
Seperti yang terjadi pada hari Minggu tanggal 19 April 2020 banyak ibu-ibu warga lalu-lalang mencari tabung gas elpiji 3 kg namun tidak ada penjual tabung 3 kg di mana-mana kalau pun ada harganya mencapai Rp 30000 /Rp35.000 hal ini sangat membuat Masyarakat khususnya Kecamatan parittiga menjadi resah dan tidak bisa melakukan kegiatan rumah tangga sehari-hari seperti biasa nya.
karena langkanya gas elpiji 3 kg dan naiknya harga gas elpiji di pengecer yang ada di wilayah kecamatan parittiga masyarakat meminta kepada pihak yang berwenang untuk Menindaklanjuti adanya banyaknya yang mengantri dan mendapatkan tabung lebih dari 2 bahkan banyaknya penjual yang menampung gas elpiji lebih dari dua tabung dengan menjualnya harga yang sangat mahal seperti yang ada dalam pantauan awak media Sinar Pos di SPBU Jalan kimjung Desa Puput Kecamatan parittiga Kabupaten Bangka Barat
Banyaknya yang mengantri dan membawa gas 3 kg lebih dari 2 tabung bahkan sampai 4 dan 5 tabung per,orang dalam satu kali antri sehingga membuat para pengantri lainnya yang datangnya belakangan tidak kebagian lagi gas elpiji 3 kg dikarenakan banyaknya Rumah Makan serta Pedagang pedagang yang menggunakan gas 3 kg membeli di pangkalan SPBU Jalan Raya montok Desa Puput Kecamatan parittiga Kabupaten Bangka Barat.

Dalam hal ini ada bebrapa warga yg di konfirmasi oleh awak media Sinar pos namun enggan memberitahukan namanya, Mereka menginginkan adanya ketegasan dari pemerintah daerah maupun kabupaten untuk menindak tegas orang-orang yang mengantri dan mendapatkan sampai lebih dari 2 tabung per orang bahkan banyak yang sampai 5 dan 6 tabung per orang. hingga merugikan para pengantri lainnya tidak mendapatkan gas elpiji 3 kg untuk sehari-hari pun menjadi sangat sulit

Masyarakat pun meminta agar pengantri gas 3 kg yang melebihi dari dua tabung sampai 5 Dan 6 tabung ditangkap sesuai dengan undang-undang yang berlaku di Republik Indonesia ujar beberapa masyarakat yang enggan disebutkan namanya.
“Awak Media Sinar pos pun mengkonfirmasikan perihal ini kepada Disperindag (Ibuk niwani SE) Kabupaten Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung,
Hasil hasil konfirmasi
Ibu (newani) membalas konfirmasi dari awak media Sinarpos melalui pesan Whatsapp,
( ya pak kewenangan pengawasan ada di prop) ujar ibu newani selaku dari Disperindag.
Awak media pun mengkonfirmasi perihal ini kepada bapak Kapolres Bangka Barat,
AKBP Dr. Muhammad Adenan A.S, S.H. S.IK, MH, )melalui pesan Whatsapp namun bapak Kapolres (AKBP Dr. Muhammad Adenan A.S, S.H. S.IK, MH, ) Tidak memberikan jawaban apapun. (RIZAL RAHIF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here