TIRANI PERMASALAHAN PERTANAHAN

1
867
Oleh: Andi Purnama (PENGAMAT KEBIJAKAN PUBLIK DAN PEMBANGUNAN)
SINAR POS – Permasalahan pertanahan akan semakin menjadi guliran bola salju, yang semakin menggelinding akan semakin membesar/bertumpuk, seiring dengan terbatasnya volume dan pola pengembangan ruang, akan berbagai macam kebutuhan manusia yang semakin kompleks dengan ketersedian lahan yang terbatas.
Bahkan pelanggaran-pelanggaran akan batasan sumber daya alam milik negara seperti ruang perairan ruang sempadan ruang jalan desa ruang hijau saluran irigsi dan sawah berkelanjutan ruang karakteristik air dan sungai ruang udara, yang sejatinya negara melindungi dengan konsekwensis hukumnya, tetapi faktor pragmatis akan menjadi tawar-menawar kongkalingkong penguasa jabatan penegak hukum terhadap kejahatan pertanahan.
Hal ini dikarenakan nilai ekonomis/komersil dari bidang tanah yang semakin lama tidak terkejar dari nilai investasi apapun lainnya. Mafia-mafia pertanahan dalam bingkai permainan yuridis hukum dalam skema pengaturannya akan dipandang sebelah mata mulai dari penyelenggara desa, eksekutif, pemimpin daerah dan badan pertanahan, melakukan legesi yang tidak mengajudikasi kepemilikan sebenarnya, sebagai unsur alas hak yang sah benar sesuai substansi. Ditambah mafia dan permainan patgulipat pertanahan masih terpelihara dikarenakan sistem dan mekanisme pelayanan pertanahan terjadi banyak kelemahan. Penutupan-penutupan informasi, sebagai hak asasi kebenaran tanah sudah dimulai dari desa/kelurahan (penutupan aksesl) sampai dengan Badan Pertanahan kabupaten, banyak terjadi pelanggaran informasi hak publik yang dititipkan di Badan, sengaja ditutupi dihambat dikaburkan dan dimanupulasi beberapa data-data yuridis dan fisiknya, baik itu perubahan dengan sengaja/tidak dan pada akhirnya tidak dapat direkonstruksi maupun tervalidasi obyektif baik terhadap nomor-nomor awal bidang persil dan pembayar pajak awalnya (pemilik sebenarnya).
Sehingga pemilik dokumen lama eigendom, ajb lama, pipil petok kitir, peta pendaftaran awal 60an, maupun sertifikat lama akan menjadi kabur dalam “melandingkan” data yuridis data fisik dan nomor bidangnya. Sebuah belenggu/tirani yang akan menjadi rusak dan masifnya tatanan kehidupan kedepan dalam hal pelanggaran-pelanggaran pada bidang pertanahan, dikarenakan bila tidak segera diluruskan oleh para pejabat tanah, dan pemangku kepentingan daerah akan menjadi bom waktu yang berdampak semakin besar/semakin berimpact/bereffect/deffect dalam sosial friksi skala luas dan besar.
Pengalaman sejarah kelam masa lalu, dimana masalah pertanahan dan agraria menjadi tatanan yang sejatinya tersistematis, terpelihara, termutakhirkan dan berkesinambungan, menjadi tatanan yang bisa dikatakan mendapati kenyataan dengan friksi dan hambatan terus-menerus tidak terselesaikan dan akan tetap ada, seiring bingkai /supremasi hukum yang berkeadilan serta kemajuan teknologi informasi akan dengan mudah mencari kebenaran bidang tanah dengan kebenaran analisa kepastian hukum dan pendapat hukum. Badan pertanahan saat ini mempunyai tuntutan besar dalam membuka ruang dan akses keterbukaan informasi menciptakan efektifitas dan efisiensi tuntutan keadilan permasalahan pertanahan, seiring dengan mudahnya lembaga peradilan memperbaiki diri mekanisme dan sistemnya, seperti munculnya E-COURT Mahkamah Agung RI, sistem peradilan online, pelaporan dan tata kelola administrasi yang sudah terekam dari kabupaten propinsi sampai pemerintah pusat, akan sangat mengubah paradigma tirani yang selama ini terjadi. Seharusnya Badan Pertanahan bertransformasi menjadi penengah karena merekalah data publik dititipkan, merekalah penengah problem dengan rujukan data sistematis yang wajib dipelihara, dengan permasalahan bidang tanah yang sistematikanya dapat diurai dg mudah, ada peta dasar, ada peta pendaftaran, ada peta acuan lokal, kabupaten maupun nasional, seperti yang diamanatkan UUPA No. 5/1960.
Seharusnya dapat dengan mudah mengatakan/meletakan duduk perkara / permasalahan, siapa dimana yang sebenarnya untuk mempunyai hak mewarisi bidang tanah tersebut, atau pemerintah turut membantu memberikan hak bidang tanah tersebut kepada siapa yang sebenarnya sebagai pewaris yang sah tidak turut menjadi barier/resistensi perlawanan hukum, tuntutan moral hazard pemimpin-pemimpin yang amanah dan sumber daya manusia yang unggul, menjadikan hal ini sesuatu yang mudah tetapi tidak dibuat teramat susah dan pelik sehingga jaminan maupun perlindungan hukum sebagai satu pranata sosial sejatinya dapat dijalankan sebagai sistem nilai dan norma di masyarakat dan dipandang hukum sebagai bingkai kehidupan yang meninggikan derajat manusia
Provinsi Jawa Timur merupakan daerah yang mewarisi permasalahan tanah yang cukup besar dan kompleksitas yang tinggi, dengan hak menguasai negara/perorangan/badan hukum yang menguasai bidang tanah, yang bukan sebenarnya sebagai pemilik yang sah, hal ini diperparah dengan pejabat-pejabat pertanahan yang dengan mudahnya bermain informasi pertanahan dan eksekutif pemerintahan yang bermaksud mengambil keutungan penguasaan lahan. Membentuk opini maupun aturan sendiri bahwa meminta informasi pertanahan sebagai pemilik legal standing yang jelas, atau meminta informasi bahwa tanah pendahulunya ada dan dirampas penguasa pada zaman orde baru dan dwifungsi abri pada waktu itu, bukannya dibantu kemudahan memperoleh informasi, akan sekuat daya melemahkan siapa saja yang akan mencari informasi kebenaran data, padahal bagi siapa saja sengaja menutupi, memanipulasi, merusak/menghancurkan, menutupi/meyembunyikan informasi publik akan ada ancaman pidananya, bisa dikatagorikan juga bila badan pertanahan, pihak penyelenggara desa, pemerintah daerah, maupun pihak lain yang menutupi kebenaran data yuridis dan data fisik, tergolong sebagai “pelindung pelaku kejahatan” terhadap penadah barang (tanah) yang hilang/dicuri/ diserebot/ dikuasai tanp a alas hak yang benar, namun ditutup-tutupi/dikaburkan kebenaran informasinya. (Andi Purnama/Hrs)

1 KOMENTAR

  1. Semangat untuk #bersamamelawanviruscorona cukup #dirumahaja dan utk mengusir kejenuhan yang anda rasakan saat ini silahkan bisa lsg join dan bermain di beberapa game yang ada di situs DUPA88,net blm lgi bisa pilih/ambil bonusnya serta bisa jadi tambahan penghasilan anda boskuu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here