Polres Jombang Berhasil Ungkap 149 Kasus Narkoba

0
108

Jombang, Sinar Pos

Satuan Reserse Sat Resnarkoba Polres Jombang berhasil ungkap 149 (Seratus Empat Puluh Sembilan) kasus peredaran Narkoba dalam kurun 3 (tiga) bulan. Jum’at (03/04/2020).

Dari 149 (Seratus Empat Puluh Sembilan) kasus tersebut, 169 (Seratus Enam Puluh Sembilan) tersangka pengedar Narkoba jenis sabu-sabu dan Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) berhasil diamankan Sat Resnarkoba Polres Jombang.

Kapolres Jombang, AKBP. Boby Pa’ludin Tambunan, S.I.K., M.H., melalui Kasat Resnarkoba AKP. Moch. Mukid, S.H, menyampaikan bahwa ungkap kasus tersebut dalam waktu 3 bulan. Yakni mulai dari tanggal 1 Januari sampai 31 Maret 2020.

“Hari ini Sat Resnarkoba Polres Jombang berhasil ungkap sebanyak 149 kasus, dengan 169 tersangka. Masing-masing terdiri dari 67 kasus Okerbaya, dengan 72 orang tersangka. Kemudian untuk Narkotika, terdapat 82 kasus dengan 97 tersangka,”ujarnya.

Dalam waktu 3 bulan, bulan, kami juga berhasil menyita barang bukti dari tersangka. Yakni Sabu kurang lebih 166,22 gram, Pil Koplo 118.006 butir, Pipet Kaca 57 buah, Korek Api 1 buah, HP Android 139 unit, alat hisap 32 buah, Timbangan 8 buah dan uang senilai Rp 25.945.000. (Dua Puluh Lima Juta Sembilan Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah).

“Mayoritas tersangka masih usia produktif, dari usia 20 sampai 30 tahun, diantaranya 4 perempuan, 1 orang sebagai bandar yang terkenal sebagai ratu pil koplo, yang 3 orang adalah sebagai pengguna dan anak-anak 1 orang. Mereka kami amankan, setelah mendapatkan laporan. Selama ini, mereka sangat meresahkan masyarakat,”terang AKP. Moch. Mukid.

Ia menuturkan bahwa, dalam sistem penjualan mereka sudah tertata rapi. Jadi, mereka jualan ke pengguna dan dijual dalam bentuk plastik klip kecil.

“Adapun Langkah dan upaya yang kami lakukan untuk menyikapi tentang peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Jombang. Kita tetap bersinergi dengan pemerintah daerah, maupun instansi terkait dalam rangka pencegahan. Mencegah itu lebih baik, daripada mengobati. Makanya kita tetap bersinergi, bersatu-padu dengan instansi terkait seperti BNNK Mojokerto, Kesbang, maupun dari organisasi lainnya.

Kami tetap melakukan penyuluhan, baik di sekolah-sekolah maupun di instansi terkait. Selain penyuluhan, saya juga menciptakan karya lagu yang berjudul “BERTAUBAT” dalam rangka penyuluhan lewat media sosial. Mengingat para pelaku narkotika saat ini, usia produktif dan mereka 99 persen menggunakan HP Android. Maka dari itu, saya juga membuat langkah penyuluhan lewat jalur musik,” pungkas Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP. Moch. Mukid, S.H. (ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here