Relawan Jumadi Made Dan Kasun Lakukan Penyemprotan Biaya Mandiri

0
89

Jember – Status KLB yang disandang Jember setelah 1 orang positif terinveksi virus Corona atau Covid-19, membuat banyak kalangan semakin prihatin, bahkan banyak lembaga maupun instansi melakukan pencegahan agar tak semakin berkembang dan meluas yang terkena virus mematikan ini.

Tak terkecuali dengan relawan Jumadi Made bersama Kasun Gumuk Segaweh , Desa Panca Karya Ajung, dengan biaya mandiri melakukan penyemprotan di Dusun tersebut. Bahkan kegiatan ini juga disaksikan Kapolsek Sub Ajung. Minggu 29/3/2020.
Penyemprotan ini bertujuan untuk mencegah dan mengurangi penyebaran virus yang mematikan ini. Selain itu juga untuk memangkas mata rantai penyebaran kepada orang lain.

Jumadi Made pada media ini mengatakan, melihat situasi Jember 2 hari yang lalu di Jember ada 1 orang positif terinfeksi Corona atau Covid-19, dengan kejadian itu relawan Jumadi Made tergugah hatinya untuk melakukan pencegahan agar virus itu tak semakin meluas sehingga lebih banyak korban lagi.

” Kebetulan kami bertamu pada Bu Kasun ,dan ada respon dari ibu Kasun Gumuk Segaweh, yang juga memiliki pemikiran sama dengan saya sehingga kami sepakat bersama dengan biaya mandiri untuk melakukan penyemprotan ini di rumah rumah warga khususnya Dusun Gumuk Segaweh. Dan kami ucapkan terima kasih karena telah memfasilitasi warganya.” Tandas Jumadi Made.

Lebih jauh Jumadi menuturkan. Karena ini sifatnya hanya tingkat Dusun penyemprotan ini adalah hasil swadaya warga setempat. Karena Bu Kasunnya merakyat maka kami tak sulit melakukan penyemprotan dirumah warga yang luar maupun yang dalam.
” Kami dibantu Bu Kasun untuk memfasilitasi kepada warga Gumuk Segaweh, agar warga bisa menerima untuk dilakukan penyemprotan demi keselamatan bersama khususnya warga Dusun Gumuk Segaweh ini.” Pungkas Jumadi.

Kepala Dusun Gumuk Segaweh, Riani Purnamasari mengatakan, yang mendasari kegiatan penyemprotan ini adalah karena maraknya virus Covid-19 ini, selain itu juga saya ingin warga saya Gumuk Segaweh ini jangan sampai.jadi korban Virus mematikan ini.

” Dana Desa untuk ini tidak ada hanya untuk penyemprotan musalah dan kantor, jadi setelah ketemu mas Jumadi Made ternyata nyambung dan langsung kita lakukan bersama demi warga setempat agar selamat.” Tandas Riami Purnamasari.
Masih lanjutnya, memang meninggal dunia ini telah ada yang mengatur, tetapi kita tak boleh takut juga tak boleh meremehkan ini.” Kalau nanti ada yang kena terus ke ewa sekali.” Himbauan kami tetap warga harus mengikuti sesuai anjuran Pemerintah agar minimal tetap waspada.” Ungkapnya.( Mar/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here