Guna Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Jalur Utama Menuju Kota Ditutup

0
207

Jember – Sehari paska 1 orang dinyatakan positif terinveksi Virus Covid-19, Jember naik statusnya menjadi kejadian luar biasa.( KLB). Status KLB tersebut disampaikan Bupati dr. Faida MMR setelah jumpa pers bersama puluhan media baik cetak dan elektronika. Tepatnya di pos Polisi 09 jalan Sultan Agung Sabtu 28/3/2020. Sekalian memutus mata rantai penyebaran Covid-19 Jalur menuju Alun-Alun buka tutup.
Dalam.acara tersebut tampak Bupati dr. Faida MMR didampingi Kapolres AKBP. Aris Supriyono. Komandan Kodim 0824 Letkol Inf, Laode M Nurdin, Wakapolres, Kompol Windy Syahputra serta puluhan petugas Kepolisian.

Bupati Jember dr. Faida MMR pada sejumlah media mengatakan, kami ingin mengajak masyarakat agar juga membantu Pemerintah dalam menangani dan mencegah penyebaran Virus Covid-19 ini agar tak semakin meluas. Oleh karena itu tak ada yang lebih baik selain kegiatan dilakukan dari rumah, belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan ibadah juga dari rumah.

” Jadi semua pekerjaan tak harus selalu dikerjakan selalu berkumpul dengan orang lain, keramaian kita hindari agar tak terjadi penyebaran Covid -19 ini. Dengan cara seperti ini mata rantai penyebaran Covid-19 bisa teratasi.” Tandas Bupati Faida.
Lebih jauh Bupati menyampaikan, kita ingin tahu perkembangan lebih lanjut, namun Sabtu dan Minggu ini perlu pengendalian khusus karena biasanya Sabtu dan Minggu itu sangat ramai sekali. Bahkan ini menjadi perhatian serius semua masyarakat.
Dia menambahkan, kami sangat terima kasih kepada teman teman media agar memberitakan yang baik baik saja, agar Jember tetap kondusif dan persoalan ini cepat tuntas. Mari kita bersama sama untuk membantu dan mencegah penyebaran Covid -19 ini.

” Mulai besok pasar kita batasi 3 jam saja baik kota dan Desa, untuk pasar hewan kita liburkan, pasar kering dan pasar basah seperti sayuran, ikan, kita batasi semua. Mari kami dibantu karena Jember telah KLB .” Pungkasnya.

Sementara terpisah, Wakapolres Kompol Windy Syahputra mengatakan, untuk langka mengantisipasi dan pencegahan serta penyebaran virus Covid-19 ini, Polres Jember melakukan penutupan jalur yang menuju area Alun- Alun. Bahkan biasanya hari Sabtu dan Minggu ramai sekali pengunjung sehingga ini meminimalisir situasi .
Kemudian biasanya Minggu ada Car Free day di Alun- Alun dan tempat berkumpulnya orang banyak , sehingga kita antisipasi sedini mungkin, untuk mengambil langka dalam penanganan dan pencegahan Covid-19 ini.

” Dengan adanya aturan dan larangan zona merah itu , paling tidak telah mengurangi atau meminimalisir penyebaran Covid-19 . Selain hal tersebut juga mengurangi kontak langsung antara orang yang satu dengan yang lain.” Tandas Windy.( Mar/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here