PMI Jember Tetap Melayani Masyarakat Sepenuh Hati , Tak Ada Yang Berbeda

0
75

Jember – Maraknya virus Korona atau Covid-19 membuat pihak terkait betul betul mengeluarkan segala kemampuan ,baik tenaga, pikiran dan finansial. Mulai dari Provinsi melalui Bakorwil V di Jember, BPBD, Dinas Kesehatan di Puskesmas masing masing. Namun sayang pantauan media kurang kordinasi antar lembaga terkait.

Tak terkecuali dengan Palang merah Indonesia ( PMI) cabang Jember, yang tak ketinggalan juga dengan merebaknya virus mematikan ini, sehingga sejumlah relawan 25 orang setiap hari selalu terjun di lapangan melakukan sosialisasi , penyemprotan , membagi masker di tempat umum dan juga termasuk di lingkungan warga.

Ketua PMI cabang Jember, Zainal Marjuki. SH ketika dijumpai diruang kerjanya mengatakan, jadi kita PMI tak membeda- bedakan tempat yang akan kita semprot, termasuk lingkungan, RW ,RT dan sebagainya. Cuma yang kami harapkan mengajukan pada PMI pakai surat agar biar bisa terjadwal. Pasti semua kita semprot.

” Kenapa pakai surat ? agar tahu lokasinya yang akan kami semprot, selain itu menyesuaikan relawan yang hanya 25 orang . Semisal lokasi Talangsari pasti menyesuaikan dengan yang Jember, tak mungkin dengan petugas yang ada di daerah lain.” Tandas Zainal Kamis 26/3/2020.

Lebih jauh Zainal menuturkan, mulai besok ada Perumahan yang akan kita semprot ,Semeru dan perumahan lain, termasuk masjid dan lingkungan. Cuma kalau lingkungan ada yang tanggung jawab. Masak ada penyemprotan tapi tak ada yang tanggung jawab warga jelas tak mau.
” Jadi intinya PMI tetap mengutamakan layanan bagi masyarakat, bahkan hampir setiap hari telawan kami turun kelapangan, satu hari kerja satu hari recoveri atau pengembalian tenaga dan selalu bergantian.” Imbuh Zainal yang Pengacara ini.

Dia menambahkan, jadi kalau hand sanitizer kita pasang ditempat tempat umum seperti pasar, Samsat, masjid dan sebagainya. Termasuk pembagian masker pada masyarakat semisal dijalan, gereja, masjid dan lain sebagainya.

” Masyarakat Jangan hawatir semua pasti kita semprot PMI tetap melayani masyarakat dengan sepenuh hati, bahkan semua ini gratis PMI tak minta apa- apa sama sekali. Bahkan untuk Jum,at dan Minggu besok setok banyak.” Ungkapnya.
Terkait donor darah memang ada penurunan biasanya hingga 50 orang, karena memang ada maklumat Kapolri tak boleh ada kerumunan orang, kami tetap menerima yang mau mendonor darah dengan catatan paling banyak 5 orang . Setelah itu kira panggil 5 orang lagi jadi tak ada antrian seperti biasa.

” Kita juga melakukan jemput bola bagi pendonor darah, 1,2,3 orang yang akan donor kita ditilpon jemput bola, cek dan laboratorium di IGD baru kita ambil darahnya setelah mengetahui darah apa baru kita antar setelah selesai.” Pungkasnya.( Mar/Rol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here