Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim Bagikan 7.100 APD di 64 Rumah Sakit Rujukan di Jatim

0
65
SURABAYA SINAR POS – Sebagai upaya mempercepat penanganan penanggulangan pandemik virus corona (covid-19) di Jawa Timur, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Forkopinda Jatim membagikan tak kurang dari 7.100 alat pelindung diri (APD) yang diserahkan kepada 64 rumah sakit rujukan penanganan pasien covid-19 di wilayahnya. Penyerahan secara simbolis itu diserahkan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (23/3) malam.
Ikut dalam penyerahan tersebut Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI R Wisnoe Prasetja Boedi, Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak, wakil ketua DPRD Provinsi Jatim serta Ketua Gugus Tugas Prov. Jatim Heru Tjahjono.
Selain menyerahkan 7.100 APD yang berasal dari Gugus Tugas Pusat, Gubernur Khofifah juga menyerahkan sebanyak 64.000 masker buffer stock Gugus tugas provinsi.
Usai menyerahkan APD kepada 64 rumah sakit rujukan di seluruh Jatim, Gubernur Khofifah menyampaikan bahwa pembagian tersebut dihitung sesuai dengan proporsi bed dan layanan ruang isolasinya.
“Ini tadi yang dibagi tujuh ribu seratus, jadi dihitung sesuai dengan proporsi bed dan layanan yang sudah punya ruang isolasi, baik itu yang ada negatif pressure, ventilator maupun non ventilator,” kata Khofifah.
Dirinya pun menyampaikan, logistik yang dibagikan adalah bagian dari upaya promotif preventif yang dilakukan Pemprov Jatim dalam menanggulangi covid-19 di wilayahnya.
Sebagaimana diketahui bahwa gugus tugas percepatan penangan covid-19 dibagi empat rumpun gugus tugas yaitu gugus tugas promotif – preventif, kuratif, tracing dan dampak sosial ekonomi.
“Format yang kami lakukan adalah bagaimana kita menyeiringkan antara tim promotif – preventif, tracing, kuratif serta dampak sosial ekonomi covid – 19 ; empat tim ini bekerja paralel tidak bisa saling menunggu,“ jelasnya.
“Seberapa pun banyaknya bed kita siapkan, seberapa pun dokter yang disiapkan, tetapi kalau tidak ada upaya preventif dari masing-masing pribadi , hal itu juga tidak akan mampu mengatasi banyaknya pasien yang datang, mengingat besarnya penduduk Jawa Timur yang sudah lebih empat puluh juta,” paparnya.
Pertama Pertama
“Social distancing, tidak membuat keramaian dan tidak menjadi bagian yang ikut di sebuah keramaian atau tinggal di rumah itu menjadi bagian yang sangat penting yang menjadi tugas kita semua,” pungkasnya.
Adapun 64 rumah sakit rujukan yang mendapat APD yakni RSUD Dr. Soetomo Surabaya, RSUD Dr Saiful Anwar Malang, RSUD Dr. Soedono Madiun, RSUD Kab. Kediri, RSUD Gambiran Kediri, RS. Muhammadiyah Ahmad Dahlan Kediri, RS Daerah Dr. Soebandi Jember, RS. Baladhika Husada Jember, RS. Bina Sehat Jember, dan RS. Citra Husada Jember. Lalu RS Paru Jember, RS Jember Klinik, RSUD Dr. R Koesma Tuban, RSUD Blambangan Banyuwangi, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, RSUD Dr. Iskak Tulungagung, RSUD Kab. Sidoarjo, RSI Siti Hajar Sidoarjo, RS Mitra Keluarga Satelit Surabaya, dan RS Siti Khadijah Sepanjang Sidoarjo.
Selain itu, RSU. Anwar Medika Balongbendo Sidoarjo, RSUD Syarifah Ambami Bangkalan, RSU H. Koesnadi Bondowoso, RSUD Ibnu Sina Gresik, RSUD Kab. Jombang, RS Daerah Mardi Waluyo Kota Blitar, RS dr Soepraoen Malang, RS Panti Waluya Sawahan Malang, RS Lavalette Malang, dan RS Katholik Saint Vincentius a Paulo (RKZ) Surabaya.
Selanjutnya, RS Adi Husada Undaan Wetan Surabaya, RS Primastya Husada Citra (PHC) Surabaya, RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya, RSI Jemursari, RS Siloam Surabaya, RSU Haji Surabaya, RS Premier Surabaya, RS. Husada Utama Surabaya, RS Bhayangkara Samsori Mertojoso, serta RS Manyar Medical Centre Surabaya. Kemudian RS Univ. Airlangga Surabaya, RS National Hospital Surabaya, RS Royal Surabaya, RS Brawijaya Surabaya, Rumkital Dr. Ramelan Surabaya, RSJ Menur Surabaya, RSUD Dr. Soegiri Lamongan, RS Muhammadiyah Lamongan, RSUD Dr Haryoto Lumajang, dan RS. Djatiroto Lumajang.
Selanjutnya, RSUD Kanjuruhan Kab. Malang, RS Wava Husada Malang, RS Prima Husada Malang, RS (Nawi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here