Mengaku Intel Polda Jatim, Pelaku Penipuan Dan Penggelapan Motor Di Ringkus Polisi

0
103
Jombang, Sinar Pos – Unit Reskrim Polsek Ngoro, dipimpin Kapolsek, bersama Kanit Reskrim, berhasil ungkap kasus penipuan dan penggelapan 1 (Satu) unit Sepeda motor Honda Beat.
Diketahui, tersangka bernama Boy Misbakul Munir (36), asal Gang berkat bersama, Kelurahan Pelambuhan, Kecamatan Kelayan Barat, Kabupaten Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).
Tersangka ditangkap Polisi dirumah Pelapor, yang terletak di Dusun Kwaringan, Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang. Jumat, (19/03/2020).
Kapolsek Ngoro, AKP. Lely Bahtiar, S.H mengatakan bahwa, pada hari Rabu, (23/10/2019), sekira pukul 04.30 Wib, dirumah pelapor, di Dusun Kwaringan, Desa Gajah, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, telah terjadi peristiwa tindak pidana Penipuan dan atau Penggelapan 1 (Satu) unit Spm Honda Beat, warna putih merah tahun 2016, dengan total kerugian Rp. 11.000.000,- MO.
“Pelaku kenal dengan korban dan mengaku sebagai anggota polisi yang dinas di Polda Jatim, dibagian Intel. Kemudian meminjam sepeda motor pada korban untuk digunakan apel. Namun setelah kembali kerumah, korban ternyata pelaku tidak membawa sepeda motornya dan mengatakan pada korban, kalau sepeda motor ditilang polisi surabaya dan kalau mengambil harus ada STNK-nya,”ujar Kapolsek Ngoro, AKP. Lely Bahtiar, S.H.
Masih Kapolsek,”Karena korban curiga, sehingga STNK tidak diberikan dan benar ternyata itu hanya akal cerdik pelaku untuk mendapat sepeda motor korban dengan kata-kata bohong dan ternyata sepeda motor itu dibawa ke wilayah Nganjuk diberikan pada istri sirinya. Atas
kejadian tersebut, selanjutnya tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Ngoro guna proses lebih lanjut.
“Setelah dilakukan gelar perkara, kasusnya layak untuk disidangkan dan tersangka dijerat dalam dalam pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP,”pungkas Kapolsek Ngoro, AKP. Lely Bahtiar, S.H. (ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here