Ngaku Bisa Gandakan Uang dan Emas dari Alam Gaib, Polres Pasuruan Berhasil Bekuk Dukun Palsu

0
234
Pasuruan-Sinar Pos- Pria asal Samarinda Kalimantan ditangkap polisi. Pria ini mengaku sebagai dukun yang mampu menarik uang dan batangan emas dari alam gaib.
Eka Surya Darma(42), warga Sukorejo,Desa Karang Jati Kecamatan Pandaan, Pasuruan, diamankan saat di tempat tinggalnya, lengkap dengan sesaji dan barang bukti berupa batangan tembaga atau emas palsu, kertas serta 2 buah keris dan kardus.
“Kita amankan di di rumahnya setelah ada laporan korban dan serangkain penyelidikan dan penyidikan serta mengumpulkan saksi-saksi dan bukti pelaku berhasil di tangkap pada tanggal 17 Pebruari 2020,” ujar Kompol Hendy Kurniawan Sos, WakaPolres Pasuruan, kepada Sinar Pos
Terungkapnya kasus penipuan ini, kata Kompol Hendy , setelah ada laporan. Korban ini terperdaya pada saat pertemuan pertama dengan pelaku di rumah korban di Dusun Kedawung Desa Tunggul Wulung Kecamatan Pandaan pada tanggal 7 Januari 2019. Saat itu, pelaku mempraktekkan cara mengambil batangan emas yang katanya dari alam gaib dan bisa mendatangkan Bunda Ratu.
Dari situlah korban percaya. Korban kemudian menyerahkan uang sebanyak Rp 150 juta serta emas 424 gram untuk digandakan dan menarik emas batangan yang didapat dari alam gaib, setiap kali menyerahkan uang di lakukan sebanyak 10 kali ritual uang dan kertas di masukan dalam kerdus dan di tutup kain.
“Kemudian pelaku melakukan ritual di rumahnya. dengan tipu dayanya, pelaku mengaku bisa mewujudkan semua keinginan korban dan berjanji bisa melipat gandakan uang serta perhiasan korban berkali-kali lipat,untuk menyakinkankan,korban di di suruh meletakan uang serta perhiasan miliknya dalam kardus serta melarang membuka kardus itu sampai ada perintah dari tersangka sambil menunggu bunda ratu datang.
Namun pada tanggal 28 Oktober 2019 karena korban merasa penasaran akhirnya kardus di buka dan ternyata hanya mendapatkan kertasĀ  dan beberapa liontin emas palsu,saat korban menanyakan kepada pelaku ia mengatakan uang beserta perhiasan miliknya yang asli hilang di ambil bunda ratu karena korban membuka kardus itu belum waktunya.
karena merasa di tipu korban akhirnya melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.
Atas perbuatan pelaku, polisi menjerat pelaku dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan ancaman hukumanya 4 tahun. “Kita sudah amankan di Polres Pasuruan,” pungkasnya. (Md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here