PEMKAB LAMONGAN BENTUK TIM PENCEGAHAN TANGKAL CORONA ANEKA CARA

0
80

FOTO:ASN Pemkab Lamongan yang mengikuti Mince diukur suhu tubuhnya dengan thermal gun, di Alun-Alun Lamongan, Minggu, (15/3/2020).

WWW.SINARPOS.CO.ID-LAMONGAN-
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, melakukan aneka cara sebagai usaha menangkal dan sebagai langkah pencegahan masuknya virus corona atau Covid-19 di Kota Soto.

Aneka cara yang sudah diambil Pemkab Lamongan dimulai dengan membentuk tim pencegahan virus corona dengan gugus tugas Bupati Lamongan Fadeli, Wabup Kartika Hidayati, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono, dan Kapolres AKBP Harun sebagai pembina.

“Antisipasi terhadap perkembangannya virus corona khususnya di Kabupaten Lamongan hari ini sudah terbentuk tim pencegahan covid-19. Ketuanya Pak Sekda Yuhronur Efendi dan Sekretaris Kepala Dinas Kesehatan (dr Taufik Hidayat),” ucap Fadeli di sela-sela Mince, di Alun-Alun Lamongan, Minggu, (15/3/2020).

Tim pencegahan virus corona selanjutnya langsung melakukan langkah preventif. Meski harus membatasi, Lamongan tidak seperti beberapa daerah yang meniadakan Car Free Day (CFD) untuk antisipasi resiko penyebaran virus corona.

Di Lamongan CFD yang dikenal dengan nama Minggu Ceria (Mince) justru dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat yang berkumpul di Alun-Alun Kota Lamongan. “Beberapa hari ini terus kita sosialisasikan,” ujar Fadeli.

Bahkan, sebelum masuk Alun-Alun Kota Lamongan, warga harus melewati dua kali pemeriksaan oleh tim pencegahan virus corona thermo scanner atau pengecekan suhu badan dengan menggunakan thermal gun dan mencuci tangan atau dengan hand sanitizer. “InsyaAlloh kalau ada virus corona dapat hilang,” katanya.

Langkah berikutnya, tim khusus pencegahan virus corona melakukan penyemprotan disinfektan dan fogging di sejumlah fasilitas umum di Kota Lamongan.

“Melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke Masjid Agung dan Masjid Al- Azhar dan Pasar tingkat. Dan semoga Lamongan juga terhindar dari DBD karena marak,” katanya.

Fadeli juga mengintruksikan setiap sekolah di wilayah Lamongan menyediakan tempat cuci tangan, setiap siswa diharuskan cuci tangan pakai sabung sebelum memasuki kelas. “Memang kita upayakan untuk mensosialisasikan untuk cuci tangan,” tuturnya.

Lebih lanjut Fadeli menambahkan, mukai Senin, (16/3/2020), semua Aparatur Sipil Negara (ASN) pasca apel pagi juga akan dites suhu tubuhnya dengan thermo scanner.

“Termasuk pada ASN. Habis memakai baju ini jangan dipakai terus dan harus di jemur di bawah sinar matahari selama dua jam itu sudah hilang,” ujar Fadeli.

Selain berbagai usaha menangkal penyebaran virus corona atau Covid-19, Fadeli menambahkan, Pemkab Lamongan akan memperbanyak tempat-tempat isolasi. “Mengingat perkembangan virus corona sudah hampir 100. Mudah-mudahan turun,” ucapnya.(AND/PR)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here