Pemkab Pacitan Dorong Setiap Desa Miliki BUMDES, Kerajinan Batik Desa Bogoharjo

0
184

PACITAN-SINAR POS – Pemerintah Kabupaten pacitan, Jawa timur terus mendorong agar setiap desa memiliki BUMDES dalam rangka mendukung sektor pariwisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Salah satunya pengembangan usaha batik ditengah tingginya kunjungan wisatawan di Pacitan. Untuk itu, pihaknya akan mendorong pihak desa untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang ke depan diharapkan bisa memasarkan produk kerajinan.

Seperti halnya desa Bogoharjo kecamatan Ngadirojo, yang sudah memiliki produk batik yang sudah tidak asing lagi di kabupaten Pacitan .

Antusiasme masyarakat desa Bogoharjo dalam menekuni kerajinan batik saat ini masih sangat tinggi. Karena membatik merupakan tradisi nenek moyang mereka yang sejak dulu sudah ada. Sehingga kesenian membatik turun temurun dari regenerasi.

Totok Sekretaris desa Bogoharjo menerangkan, di Desa bogoharjo, batik masih menjadi usaha yang dinamis dan terus berkembang. Dengan pelatihan yang diberikan diharapkan industri batik di Pacitan khususnya di desa bogoharjo mampu memenuhi permintaan pasar maupun online.

Salah seorang pengusaha batik Puspita mengatakan, ” batik Puspita pertama dirilis mulai tahun 1983 yang awalnya adalah batik klasik, tetapi pada tahun 2002 berubah menjadi batik modern, Karena mengikuti permintaan konsumen”. Jelasnya saat di temui sinarpos,co.id di rumah
(Rabu,11/03/2020)

Batik Puspita merupakan mitra binaan dari fraksi-fraksi partai Demokrat, dan tak jarang Edi Baskoro Yudhoyono atau yang biasa kita sebut mas IBAS pun sering pesan batik Puspita.

Lanjutnya, ia berharap batik Puspita dapat memberikan sumbangsih dalam upaya pengembangan batik khas Pacitan.

Sambung totok, “Desa ini terus aktif untuk turut melestarikan batik. Dalam program pemberdayaan kita juga melakukan pelatihan-pelatihan membatik untuk para pemuda,” ujarnya.

Menurutnya, usaha batik di desa tersebut cukup menjanjikan. Ia mengajak para pemuda untuk mulai mengenal dan mencintai batik Indonesia. Ia juga mengingatkan kepada generasi muda agar tidak perlu takut untuk menjadi pengusaha.
(Son/Yud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here