Polisi Amankan Tersangka Penipuan Dengan Modus Meminjam HP Dan Motor Lalu Dijual

0
61

PEKALONGAN,SINARPOS.CO.ID–* Kepolisian Resor (Polres) Pekalongan melalui Unit Reskrim Polsek Kandangserang pagi kemarin telah menerima penyerahan seorang tersangka tindak pidana penipuan dari anggota Polsek Wiradesa, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 05.00 Wib.

Adapun tersangka penipuan tersebut bernama Sakhirin Alias Sirin, 28 tahun warga Desa Makam Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga. Dalam menjalankan aksinya tersangka menggunakan modus meminjam sepeda motor dan handphone milik korban yang bernama Lutfi, 18 tahun dan selanjutnya tersangka menjual barang tersebut tanpa seijin korban.

Kapolres Pekalongan AKBP Aris Tri Yunarko, S.I.K., M.Si melalui Kasubbag Humas AKP Akrom, Rabu (4/3/2020) membenarkan terkait dengan diamankannya seseorang yang diduga tersangka tindak pidana penipuan

Lebih lanjut Kasubbag Humas mengatakan bahwa kejadian penipuan tersebut terjadi tahun lalu yakni sekitar bulan April 2019. Saat itu tersangka minta diantarkan oleh korban ke Wiradesa untuk mengambil uang sebesar Rp.1.000.000,- (satu juta rupiah ) dan tersangka berjanji akan memberikan upah sebesar Rp.500.000,- (lima ratus ribu rupiah) jika uang tersebut keluar.

Pada saat itu tersangka meminjam handphone milik korban, kemudian tersangka dan korban pun berangkat dengan berboncengan dengan menggunakan sepeda motor milik korban menuju ke arah Wiradesa. Sesampainya diterminal Kajen tersangka mengambil alih kemudi sepeda motor tersebut dan mengajak korban ke Banjarnegara menemui temannya.

Sesampainya diBanjarnegara tersangka dan korban menginap dirumah teman tersangka, kemudian pagi harinya sekira pukul 05.00 WIB tersangka meminjam sepeda motor milik korban untuk menjemput teman tersangka, setelah sepeda motor dan handphone tersebut dipinjamkan tidak dikembalikan lagi kepada korban. Dan akibat kejadian tersebut korban harus mengalami kerugian materi sebesar Rp.16.000.000,-(enam belas juta rupiah).

Selanjutnya pada hari Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 05.00 WIB saat Ayah dan Kakak korban berada di perempatan gumawang Wiradesa Kabupaten Pekalongan, keduanya memergoki tersangka. Dan saat di tanya terkait keberadaan sepeda motor dan handphone milik korban, tersangka menjawab bahwa sepeda motor dan handphone milik korban sudah dijual sedangkan uang dari hasil penjualan tersebut ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sebagian ia gunakan untuk membeli 1 buah handphone di daerah Semarang. Selanjutnya oleh keduanya tersangka diamankan dan di serahkan ke Polsek Wiradesa.

“Saat ini tersangka sedang menjalani pemeriksaan oleh petugas, dan apabila terbukti tersangka akan dijerat dengan pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP yang ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” ucap Kasubbag Humas AKP Akrom. (Chumaidi-Er$hi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here