ANTUSIAS WARGA SUKOSEWU IKUT PROGRAM SERTIFIKAT MASAL LEWAT PTSL

0
80

Blitar, Sinar Pos 26/02/202.

Pemerintah Desa Sukosewu, kecamatan Gandusari kabupaten Blitar siap menyukseskan program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di ruang kerja kepala desa Sukosewu. Demikian dikatakan Mardi basuki kepada wartawan Sinar Pos (26/02/2020).

Dikatakan Mardi Basuki (Kades), program PTSL sangat membantu masyarakat, terutama dalam kepengurusan sertifkat tanah, sehingga dapat meminimalisir konflik pertanahan yang sering terjadi selama ini di masyarakat.

“Program PTSL dapat memacu menggerakan perekonomian masyarakat pedesaan. Sehingga adanya program PTSL dari pemerintah sangat berguna bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, dikatakan Mardi Basuki, melalui program PTSL ini, tanah milik warga akan terdaftar dan terpetakan, sehingga tak ada lagi konflik masalah tanah di tengah masyarakat.

“Ketika sudah memiliki sertifakat dampaknya akan sangat dirasakan masyarakat, terutama memacu pertumbuhan ekonomi warga, tanah yang sudah disertikatkan bisa diagunkan,” tuturnya.

Diakuinya, program PTSL ini disambut antusias masyarakat, terutama masyarakat yang belum memiliki sertifikat tanah dan bangunan.

Sementara itu Petugas PTSL Desa Sukosewu, Joko Latif.S.mengungkapkan, program PTSL ini kuota dari BPN Blitar tak terbatas.

Menurutnya, baru beberapa hari program PTSL berjalan sudah banyak pemohon yang mendaftarkan diri untuk pembuatan sertifikat tanah.

“Untuk target tidak terbatas mas karena program ini sangat ditunggu masyarakat jadi masyarakat benar benar terbantu . Saat ini sudah ada 1000 lebih pemohon, itu baru tanah darat bangunan, belum sawahnya. ,” beber Joko Latif.S

Lebih lanjut, dikatakan Joko Latif.S, sebelumnya petugas PTSL terlebih dulu menyosialisasikan program ini kepada masyarakat, tentang manfaatnya dibandingkan membuat sertifikat tanah bangunan secara sendiri.

“Kendala pasti ada, tapi bisa diatasi. Biasanya saat pengukuran dan pemasangan patok antar tetangga, jadi kita sinkronkan batas pengukuran dengan data yang ada di BPN, sehingga data hasil pengukuran benar-benar valid,” ujarnya. (Dul).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here