KUMKER ANGGOTA DPR DAERAH NABIRE KAREL TABUNI ST KE KAMPUNG ARUI DISTRIK MORA NABIRE

0
248

Nabire – Sinar Pos

Hari Kamis tanggal 20 Pebruari 2020 sekira 10.00 wit Bapak Karel Tabuni St bersama team plus wartawan berangkat dari pantai Labani – Samabusa berangkat menuju Kampung Arui Distrik Mora dengan menggunakan perahu kayu .
Perjalanan menempuh waktu sekitar tiga jam.

Ketika akan memasuki Kampung terlihat sepi dan sempat menanyakan pada wartawan ” Kenapa sepi ” dan kita jawab kita masuk dulu nanti kita menanyakan warga yang ada.
Ketika sampai kita menanyakan kenapa warga sepi dan dijawab salah satu warga yang dianggap seorang tokoh katakan ” Iya karena pak Desa dan warga kampung sedang ada acara pernikahan warga dikota Sanoba – Nabire

Selanjutnya Karel Tabuni,St menyampaikan pada warga bahwa maksud kedatangan ke kampung karena dalam rangka Kunjungan Kerja termasuk untuk melihat dan mengecek tentang pembangunan di desa karena setiap Kampung atau Desa sudah lima tahun mendapat Dana Desa ,tapi sayang Kades Arui sedang ke Kota .
Kemudian warga yang tinggal disuruh kumpul dan ditanyakan tentang pembangunan Desa tersebut.
Dispaikanpula oleh beberapa tokoh masyarakat bahwa atas kehadiran Anggota DPR Daerah sdr KAREL TABUNI , St masyarakat bisa bebas menyampaikannya. Disampakan bahwa pembangunan Desa selama ini masyarakat tidak pernah diajak untuk terlibat dalam pembangunan des,semua pembelanjaan dilakukan oleh Ka Kampung sendir ,bahkan aparat desa lain tidak difungsikan termasuk Bamuskam .Kalau ada aparat yang menanyakan dan tidak sejalan dengan Kades cepat akan diganti.

Sekarang ini semua jabatan desa dipegang oleh keluarga atau ipar ipar sendiri .
Malah honor aparat hingga saat berita ini belum terbayarkan namun pada diam karena takut.
Bahkan ada informsi dari salah satu warga yang tidak mau disebut namanya bersedia membantu akan menunjukkan ada pak DPR Daerah Karel Tabuni ,St untuk mengantar keliling melihat bangunan bangunan yang menggunakan Dana Desa . Disampaikan pula oleh warga lainnya bahwa mereka sangat berterimakasih atas kunjungannya dengan harapan bisa diperhatikan dan ditindak lanjuti laporan warga tersebut.

Selanjutnya sekitar jam 16.00 witim KAREL TABUNI ST mengecek semua bangunan yang menggunakan Dana Desa , betapa kaget melihat bangunan sebagian besar belum selesai .Disampaikan pada warga bahwa bangunan ini masih sebagian ada yang 60% -70% ini yang tahun 2018 sedang untuk tahun 2019 sangat memprihatinkan karena aada bangunan yang baru sekitar 40 % bahkan baru bahan bangunan berupa batu dan pasir saja

Disampaikan pula oleh KAREL TABUNI ST bahwa anggaran tahu. 2018 sudah selesai duatahun lalu ditambah untuk tahun 2019 juga sudah selesai. Ini pasti akan saya lanjuti dan meminta pertanggungjawaban Kades Arui Distrik Mora sdr. Benyamin Misiro apalagi sekarang saya dengar bahwa ia kawin lagi dengan perempuan Jawa .’ kesalnya setelah mendengar informasi dari salah seorang warga yang enggan disebut namanya.
‘Ini sudah temuan dan dia sayangkan kenapa Pendamping Desa Kabupaten tidak turun ke lapangan guna mengeceknya , bahkan ditemukan ada salah satu bangunan lewat Dana Desa anggaran tahun 2016 juga belum diselsaikan hingga saat ini . Ini sudah kelewatan ” kata Anggota Dewan Daerah dari partaiPAN sdr KAREL TABUNI ST.

Demikian juga harapan salah seorang tokoh masarakat sdr Asur Misiro mengharapkan agar sekolah SD YPK Arui ada yang PNS karena sekarang hanya empat orang honorer saja juga pelayan kesehatan juga ada ‘keluhnya .
Sangat diharapkan dan rasa terimakasih atas kunjungan Bapak KAREL TABUNI ST bersama rombongan termasuk wartawan yang mau melihat kampung Arui.
Perlu diketahui Kampung Arui berpenduduk hanya 54 KK saja .

Disampaikan oleh seorang warga yang enggan disebut namanya bahwa sepengetahuan warga hanya tahu. 2018 saja mendapat bantuan Dana Desa sebesar 1.915.224.185,_ sedang sebelum dan tahun 2019tidak tahu jumlahnya .
Yang jelas tahun 2019 direncanakan untuk 5 bangunan rumah jadi,1 posyandu dan 1 rehapan ,tapi hanya satu rumah yang baru dibangun namun masih sekitar 40 % dan inipun tidak masuk di rencana desa, sedang yang ada sekarang cuma pasir dan batu masarakat itupun belum dibayar.

Semoga Bapak Presiden Jokowi di Jakarta melihat rakyat di Papua karena sudah sangat besar yang dikeluarkan dana dari Pusat namun kalau tanpa pengawasan yang rutin dan jujur pasti pembangunan untuk rakyat akan terwujud tapi kalau semua ini menggunakan aji mumpung maka hanyalah sia sia…. Demikian harapan Warga Arui Distrik Mora Nabire …by priyo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here