Pengrajin Genting Asal Maospati, Berjuang Hantarkan Anak-Anaknya Raih Mimpi

0
294

MAGETAN, SINAR POS -Ketekunan dan keikhlasan dalam bekerja memang sangat menentukan dalam meraih kesuksesan, bukan kekayaan yang menjadi ukuran tetapi menikmati proses hingga suatu usaha sampai ketitik tertentu yang diharapkan adalah juga merupakan bentuk kesuksesan.

Seperti halnya perjuangan Idris (53), seorang pengrajin Genting asal Desa Winong, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan, berkat ketekunannya membuat kerajinan genting, dia mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke bangku kuliah (Perguruan Tinggi)

Dibantu sang istri Sriyati (52) kerajinan genting miliknya yang sudah ditekuni sejak tahun 1982 itu kini sangat diminati pelanggannya, karena kwalitasnya yang bagus dan harganya cukup terjangkau semua kalangan.

“Genting produksi kita itu genting Pres yang cetakannya selalu mengikuti selera pasar, kalau ada genting model terbaru ya kita selalu berusaha menyesuaikan”, Ungkap Sriyati.

Saat berkunjung ke rumah Sriyati, jumat (21/02/2020), Dia menuturkan bahwa kesulitannya saat musim hujan, produksinya menurun karena menurutnya tanpa sinar matahari genting cetakannya tidak bisa kering sempurna.

“Kalau musim hujan ya bapaknya sering kerja ditempat lain, karena produksi gentingnya menurun”, tambahnya.

Jika musim kemarau, sekali bakar bisa mencapai 8 ribu genting tergantung permintaan, tapi jika musim hujan biasanya produkai menurun drastis.

Karena usahanya ini Sriyati dan Idris mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga ke jejang perguruan tinggi. Meski kini Sriyati kesehatannya tidak stabil dan sering sakit-sakitan, tetapi dia yakin usahanya akan berjalan terus, hingga kelak ada penurus bagi.generasinya.

Baginya usaha kerajinan genting miliknya adalah penunjang utama ekonomi keluarga, meski hingga kini usahanya ini belum tersentuh oleh bantuan pemerintah tetapi dia bersyukur bisa hidup bahagia bersama keluarga dan mendampingi anak cucunya dengan pengsasilan yang stabil.

Kerajinan Genting miliknya diberi label “Mahmud Winong” label genting Pres yang cukup dikenal dikalangan pengusaha/pengrajin genting lain di wilayah tersebut.

Keduanya dianugerahi tiga anak, dua anak perempuannya telah menyelesaikan kuliah dan seorang anak laki-lakinya berminat untuk mengikuti ujian test masuk Tentara Nasional Indonesia (TNI).(Leh)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here