Ketahuan Tebang Kayu Glondong Jati Milik Perhutani, Warga Mojoagung Dilaporkan Polisi

0
155

Jombang, Sinar Pos- Unit Reskrim Polsek Wonosalam, dipimpin Kanit Reskrim, telah berhasil ungkap kasus illegal loging. Rabu, (19/02/2020) pagi.

Pelaku yakni bernama Kasmari (47), warga Dusun Kemodo Selatan, Desa Dukuhmojo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang.

Peristiwa itu terjadi di kawasan hutan milik Perhutani, dengan petak 31 B, Luas 17,2 H RPH Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi illegal loging, diketahui oleh petugas KRPH Desa Sumberjo, bernama Bambang Djuritno (47). Dari kejadian tersebut, kemudian melapor ke Polsek Wonosalam.

Barang bukti yang berhasil diamankan, yaitu berupa ; 2 (Dua) batang kayu glondong jenis jati, dengan masing – masing ukuran panjang 160 cm, diameter 13 cm, 1 (Satu) batang kayu glondong jenis jati dengan ukuran panjang 160 cm diameter 10 cm, 1 (Satu) buah Gergaji, 1 (Satu) buah arit / sabit gagang besi, 1 (Satu) buah keranjang bambu, 1 (Satu) unit sepeda motor merk Honda Revo Absolut, warna hitam.

“Pelapor beserta Edi Wibowo, dari rumah dinas menuju ke pos keamanan perhutani, yang berada dengan petak 31 B RPH, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pada saat di jalan raya, Dusun Babatan, Desa Sumberjo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang. Pelapor melihat orang yang sedang mengendarai sepeda motor merk Revo warna hitam, membawa 2 (Dua) batang kayu glondong jenis jati, dengan masing – masing ukuran panjang 160 cm, diameter 13 cm dan 1 (Satu) batang kayu glondong jenis jati dengan ukuran panjang 160 cm, diameter 10 cm berada diatas keranjang bambu yang ditutup daun pohon sono,”terang Kapolsek Wonosalam, AKP. Luwi Nurwibowo, S.H.

Kemudian, lanjut Kapolsek Luwi,”Koordinasi dengan Kanit Reskrim, selanjut terlapor dan barang bukti dibawa ke Mapolsek Wonosalam. Guna Proses pemeriksaan dan setelah dilakukan gelar perkaranya, terdapat cukup bukti untuk dilakukan Proses penyidikan selanjutnya.

“Mengambil, menebang, memotong, memanen atau memungut kayu jenis jati dari hutan produksi tanpa memiliki hak atau ijin dari pejabat yang berwenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal : 82 (1) huruf c, Jo Pasal 12 huruf c UURI No. 18 Tahun 2013, tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,”pungkas Kapolsek Wonosalam, AKP. Luwi Nurwibowo, S.H.(rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here