Penemuan Sesosok Mayat Bayi, Kejutkan Warga Lombang Dajah Bangkalan

0
233

BANGKALAN, MADURA, JAWATIMUR, KAMIS (13/02/2020) SINARPOS.CO.ID – Warga Dusun Beler, Desa Lombang Dajah, Kec. Blega, Kab. Bangkalan, dikejutkan adanya temuan sesosok mayat bayi yang dibungkus dengan di tutupi kain motif kembang warna merah muda yang dimasukkan di dalam kardus, diketahui oleh seorang warga pemilik toko pada Rabu (12/02/2020) sekira pukul 05.30 Wib.

Kemudian dari hasil temuan seosok mayat bayi tersebut, langsung menghebohkan warga setempat yang penasaran ingin mengetahui.

Menurut keterangan Kapolsek Blega AKP. Edy Tjahjono melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP. M. Bahrudi memaparkan, penemuan sesosok mayat bayi perempuan yang masih lengket dengan Plasenta/ Ari-arinya itu berawal dari seorang warga pemilik toko bernama Mashudi (47) tahun, dan selanjutnya saksi memanggil beberapa warga lainnya yaitu Junaidi (32) tahun.

“Pada saat itu pemilik toko akan membuka tokonya, dan tiba-tiba di depan tokonya ada sebuah kardus kecil, selanjutnya kardus kecil itu di buka ternyata sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan,” papar Bahrudi.

Lanjut Bahrudi, dari hasil penemuan sesosok mayat bayi tersebut, Mashudi pemilik toko langsung melaporkan atas penemuan sesosok mayat bayi ke Polsek Blega.

“Atas laporan penemuan sesosok mayat bayi tersebut anggota piket Polsek Blega langsung turun ke lokasi untuk mengamankan TKP,” terang Bahrudi.

Tak hanya itu, atas penemuan sesosok mayat bayi tersebut polisi mengamankan barang bukti 1 (satu) buah kerdus kecil merk Komo, 1 (satu) plastik putih dan 1 (lembar) aarung motif kembang warna merah muda.

Kasubbag Humas AKP. M. Bahrudi menambahkan, anggota Polsek Blega langsung mendatangkan tim medis dari Puskesmas Blega untuk memastikan sesosok mayat bayi tersebut.

“Menurut keterangan tim medis, sesosok mayat bayi tersebut sudah meninggal 6 jam yang lalu,” tambahnya.

“Jenazah bayi tersebut kami bawa ke kamar jenazah Puskesmas Blega buat kepentingan meminta. Saat ini, kasus penanganan bayi ini masih dalam upaya penyelidikan dan penyidikan,” sebut Bahrudi. (Rosi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here