Akibat Tindakan Arogan Oknum Satpam Kepada Wartawan, Kajari Jombang Sigit Kristanto Meminta Maaf

1
214

Jombang, Sinar Pos – Puluhan Wartawan Jombang dari berbagai media melakukan aksi solidaritas menolak segala bentuk tindakan arogansi di Kejaksaan Negeri Jombang. Rabu, 12/2/2020

Kejadian berawal dari tindakan arogan oknum Satpam berinisial “R” di lingkungan Kejari Jombang kepada Wartawati Muji Lestari (dirilis dari faktualnews.co).
Sontak kabar cepat berembus di kalangan insan pers di mana tidak sekali dua kali peristiwa seperti ini dialami oleh wartawan yang lain saat bermaksud melakukan tugas jurnalistik di lingkungan Kejari Jombang.

Untuk itu puluhan wartawan dari berbagai media menunjukkan rasa solidaritasnya bersama – sama menuju kantor Kejari Jombang guna menyampaikan rasa kecewa atas kejadian tersebut.

Puluhan wartawan di terima oleh Kajari Jombang Sigit Kristanto dan Kasi Intel Harry Rahmat.

Setelah terjadi dialog dengan wartawan, dalam kesempatan ini Kajari menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan akan melakukan pembinaan di lingkungan Kejari Jombang khususnya satuan pengamanan.
” Saya menyampaikan permintaan maaf yang sebesar – besarnya kepada rekan media atas tindakan yang dilakukan oleh oknum Satpam tersebut. Untuk itu masukan dari rekan – rekan media saya gunakan sebagai bahan evaluasi dan pembinaan ke arah yang lebih baik lagi. Sehingga hubungan antara Wartawan dan Kejari Jombang tetap terjalin dengan baik. Perlu di ketahui saya terhitung baru bertugas di Kejari Jombang dan tidak menyangka ada kejadian seperti ini,” ujar Kajari Sigit Kristanto.

Terkait keluhan wartawan atas sulitnya memperoleh akses informasi di Kejari Jombang, kasi Intel Harry Rahmat menyampaikan tidak ada maksud untuk menutup akses informasi di Kejari Jombang.

“Saya sampaikan tidak ada maksud sama sekali menutup akses informasi di Kejari Jombang. Saya persilahkan jika ingin bertemu maupun wawancara sepanjang ada waktu yang memungkinkan untuk kegiatan tersebut,” ungkapnya

Tampak hadir dalam aksi solidaritas ini Joko Fattah (FRMJ).
” Sebagai institusi publik Satpam di lingkungan Kejari Jombang tidak sepatutnya bersikap “over akting” kepada wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalistik nya,” katanya.

Di akhir dialog para wartawan menyampaikan kepada Kajari supaya tidak terjadi hal seperti ini agar di sediakan ruang tunggu khusus wartawan untuk dapat digunakan sebagai tempat wawancara, jadi tidak di dalam ruang pribadi jaksa dan dibentuk grup Wartawan Pokja Kejari sebagai sarana komunikasi dan menyampaikan informasi. Dimana Kejari Jombang dapat menyampaikan press release satu atau dua kali setiap bulan. (rud/ff)

1 KOMENTAR

  1. qqharian,club game yang tiada bosan-bosannya untuk dimainkan,
    gimana mau bosan?? gara-gara game ini nih, makin ceria dompet gue…
    gak perlu repot ke sana ke mari cari rejeki….
    gak percaya?? silahkan aja tengok dan jangan lupa, join now kalo mau ceria juga isi dompet kalian boss…
    Click Disini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here