Kadis Peternakan Provinsi Jatim Salah Satu Penerima Penghargaan Kovablik 2019

0
85

Surabaya Sinar Pos – kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur (Jatim) adalah salah satu penerima penghargaan kompetisi inovasi pelayanan publik (kovablik), se Jatim di Hotel Bumi Surabaya Selasa (3/12).

Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur Wemmi Niamawati, mengatakan, kami tahun ini Alhamdulillah dapat top 25 urutan ke-6 untuk tahun depan kami sudah mempersiapkan semua kegiatan-kegiatan itu seperti yang di Arahkan oleh ibu gubernur, jadi kita memberikan pelayanan harus inovatif dan tidak bersaing dengan provinsi lain tapi Harus bersaing dengan negara lain. Jadi semua UPT dan di peternakan ini harus inovatif kreatif dan produktif, sesuai dengan ibu Gubernur yaitu Cetar ujarnya.

Dikatakan Wemi Alhamdulillah Dinas Peternakan pada acara kovablik ini memperoleh penghargaan yaitu inovatif innovative nya Intan selaksa, diseminasi buatan sejuta anakan lebih sapi lahir kemudian masuk top yang ke 25 nomor 6 karena Jatim itu adalah target untuk peningkatan populasi melalui upaya khusus sapi indukan wajib bunting itu 43% kontribusi untuk nasional. jadi Sudah dilayani itu peternakan secara gratis, intervensi dari pemerintah, 1.300.000 targetnya. Namun kami capai pelayanan insiminasi buatan 1. 000. 900 ekor Jadi Alhamdulillah kelahirannya sudah mencapai 1 juta itu masih posisi di 23 November katanya.

Kami berterima kasih juga kepada kabupaten kota se Jatim, jadi kita tidak bisa bekerja sendiri, provinsi jadi ini juga mau mewujudkan programnya Ibu Gubernur nama Bhakti Satya. Janjinya 9 untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat Jatim dan untuk peternakan itu di Jatim Agro.

Jatim Agro ini bakti yang ke-6 untuk mewujudkan masyarakat peternakan mewujudkan sektor peternakan untuk mewujudkan pendapatan masyarakat berternak di Jatim.

Kendala tidak ada Jadi ini nanti peternakan sangat luar biasa antusias untuk pelayanan daripada inseminasi buatan.

Wemmi menambahkan, dioksin itu hanya ayam buras yang dilepas dan makan di tumpukan sampah plastik di umbar hanya 3 butir telur, tidak mengeneralisir jatim.

Jatim ini produksi telur nya 8,2 miliar per tahun itu berasal dari ayam petelur yang diintensifkan, juga berasal dari ayam buras yang diintensifkan pemeliharaannya, jadi Sudah memenuhi standar operasional prosedur.

Himbauan kepada masyarakat tetap mengkonsumsi telur, karena itu sangat dibutuhkan oleh tubuh, mencerdaskan anak bangsa, pemeliharaannya supaya yang diumbar itu diintensifkan untuk pola bisnis. Jadi kita seperti itu kepada kabupaten kota se Jatim untuk melakukan edukasi kepada masyarakat peternak.

Insya Allah karena Jatim adalah kontribusi terhadap nasional untuk populasi unggas 28%, itu juga produksi kami tahun ini. Alhamdulillah dapat top 25, urutan ke-6.

Untuk tahun depan kami sudah mempersiapkan semua kegiatan-kegiatan itu harus ada inovatif seperti yang diarahkan oleh ibu gubernur, jadi kita memberikan pelayanan harus inovatif dan tidak bersaing dengan provinsi lain tapi Harus bersaing dengan negara lain. Jadi semua UPT dan di peternakan ini harus inovatif kreatif dan produktif sesuai dengan ibu Gubernur yaitu Cetar tuturnya. (Nwi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here