BIMBINGAN TEKNIS MANAJEMEN KEUANGAN BERUPA TABUNGAN EMAS UNTUK PENERIMA PKH

0
113

Ngawi, Sinar Pos
Program pemberdayaan tabungan emas adalah program yang diusulkan untuk inovasi Dinas Sosial Ngawi yang meyangkut instruksi Bupati Ngawi tentang percepatan pengentasan kemiskinan atau percepatan penanggulangan kemiskinan.
Kegiatan yang di gelar 8 hari ini dibagi 4 sesi besar yang setiap sesi 2 hari dengan isi peserta 250 orang peserta.Dimulai tanggal 30-7 november 2019 di aula Musium Trinil desa kawu kecamatan kedunggalar kabupaten Ngawi.
Sebagai nara sumber dari lembaga Bumi Merdeka,Prasasti Nusantara,HIPMI,pendamping desa,KNPI.
“Program ini menjadi pray projek ke 1000 orang masuk di KPM PKH yang disitu jelas menjadi basis data terpadu di dua kecamatan paron dan kecamatan kedunggalar”.

Mifthakul Huda selaku kordinator kegiatan mengatakan program pemberdayaan tabungan emas ini dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang kehilangan kerja karena industrali pertanian,maka kita siapkan usaha plasma yaitu plasma toga,plasma aksesoris anyaman,batik dan masih banyak lagi.dari hasil usaha mereka yang sudah diprogramkan sebagian akan disisihkan dan dimasukan ke tabungan emas hasil kerjasama dengan Pegadaian Ngawi,tabungan itu nanti nominal berapapun akan dicatat dalam gram emas kalau sudah mencapai 1 gram atau 2 gram bisa dicetakkan menjadi emas batangan 24 karat.

Tripujo Handono selaku kepala Dinas Sosial Ngawi mengatakan tujuan diadakanya kegiatan ini supaya masyarakat perlu mendapatkan Bimbingan Teknis yang bagaimana meminit usaha,meminit pendapatan,dan pengeluaran dimana dalam keadaan yang terbatas mereka tetap memiliki tabungan jangka panjang yang merupakan hasil dari jangka panjang.

Harapanya supaya bisa menciptakan sebuah program yang disitu asli miliknya ngawi,untuk ngawi,oleh masyarakat ngawi yang artinya program ini yang kemudian sejak awal diberikan nama “Pramuladi” yang mempunyai makna program revitalisasi anggaran masyarakat untuk desa lanjutan investasi.
Yang artinya kedepan masyarakat itu memiliki kekuatan untuk berinvestasi membantu negara melalui emas,bahwa ketika emas makin banyak yang memiliki dan bahwa emas makin banyak yang menyimpan akan menjadi kekuatan tersendiri sebab emas itu nilainya tidak pernah mengalami Inplalasi.

Pembagian tabungan ini diberikan tamu kehormatan disesi yang pertama oleh DPMD,disesi kedua oleh Indah Kusuma Wardhani dari Bappelitbang,disesi yang ketiga oleh ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto Jatmiko dan di sesi terakhir diberikan oleh Sekda Ngawi Shodiq Triwidyanto.

“Semoga dengan langkah inovasi kegiatan pengembangan ekonomi yang diletakkan di basis data terpadu menjadikan ngawi punya skenario atau desain gerakan untuk menanggulangi kemiskinan yang kelihatanya ngawi semakin bertambah,”tutup kepala Dinas Sosial.(Dinsos,No3r)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here