BUPATI PEKALONGAN BERSAMA PULUHAN RIBU JAMAAH BERSHOLAWAT UNTUK NKRI

0
379

KAJEN – Untuk menanamkan semangat patriotisme yang didasari dengan keagamaan kepada generasi penerus, diadakan Pengajian Mauid Nabi Muhammad SAW dan Kirab Merah Putih bersama TNI, Polri serta warga masyarakat dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Lapangan Tanjung Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Kamis (15/8/2019) malam.

Bupati Pekalongan, KH. Asip Kholbihi, SH., M.Si memberikan tausyiah kebangsaan kepada puluhan ribu masyarakat  yang hadir agar selalu menjaga keutuhan NKRI, jaga persatuan, jaga merah putih dan mengajak para generasi penerus untuk bisa melanjutkan perjuangan dengan cara belajar.

“Saya harap untuk para generasi penerus untuk selalu belajar yang rajin, giat, tekun dan semangat mencari ilmu. Ilmu itu yang nantinya bisa membangun masyarkat Kabupaten Pekalongan lebih baik lagi,” kata Bupati.

Kita sebagai warga Kabupaten Pekalongan dalam rangka memperingati hari kemerdekaan RI dengan cara pengajian, karena keunggulan kita yaitu yang dijuluki Kota Santri harus terus menjaga budaya dan tradisi kita sebagai warga Kota Santri.

“Di Kabupaten Pekalongan banyak sekali pondok pesantren, seperti di Simbang Kulon Kecamatan Buaran yang rata-rata anaknya mendapatkan sekolah tentang agama. Tradisi ini harus kita jaga,” ucapnya.

Pemkab Pekalongan mempunyai program yaitu anak-anak yang bersekolah di sekolah negeri nantinya akan kita berikan muatan pelajaran tentang keagamaan. “Yang bersekolah di sekolah negeri jangan khawatir, karena penamaman ilmu agama Islam sudah kita berikan, salah satunya dengan mengaji,” ujar Bupati Asip.

Bekal itulah yang nantinya bisa membantu kita untuk menuju keselamatan baik di dunia dan akhirat. Tidak lupa Bupati Asip meminta kepada masyarakat yang hadir untuk mendoakan kepada para pejabat, anggota DPRD yang baru dilantik, Habaib dan ulama serta masyarakat Kabupaten Pekalongan.

“Pejabat sudah kita doakan, para ulama juga sudah, masyarakat Kabupaten Pekalongan tentu saja. Dan teman-teman saya yang masih jomblo setelah pulang pengajian ini agar bisa mendapatkan jodoh, Amin.” cetusnya.

Terakhir, Bupati Asip meminta kepada masyarakat Kabupaten Pekalongan agar memasang bendera merah putih untuk menghormati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia karena para pejuang dan leluhur kita memperjuangkan Kemerdekaan Bangsa Indonesia dengan taruhan nyawa.

Pengajian yang diikuti oleh puluhan ribu masyarakat, TNI, dan Polri,  menghadirkan pembicara Gus Muwafiq dari Jogja dan Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.(Rus/Bayu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here