Wabup Sumrambah dan Polres Jombang Beri Wawasan Remaja Generasi Cerdas Tanpa Narkoba

0
133

Jombang, Sinar Pos

Bertempat di pelataran Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang Wabup Sumrambah bersama Polres Jombang memberi wawasan bahaya narkoba kepada para remaja dengan tema “Generasi Cerdas Tanpa Narkoba” dalam acara Cangkruan Ramadhan Bersama Bupati Dan Wakil Bupati. (31/5/2019)

Wakil Bupati Jombang Sumrambah menyampaikan,” Pencegahan dan penindakan narkoba di Jombang selama ini sudah luar biasa. Karena keberhasilan mengungkap kasus narkoba saat ini Jombang mendapat predikat peringkat 4 besar peredaran narkoba di Jawa Timur. Kalau kita perhatikan sejarah perang Cina vs Inggris yang di kenal perang andu. Inggris mengirim candu besar besaran ke Cina untuk merusak generasi muda Cina.

Kemudian Perang Vietnam, candu masuk besar besaran ke Amerika, terjadi kehancuran generasi muda Amerika di era 80 – an. Hari ini terjadi di Indonesia.

Negara lain tidak ingin Indonesia menjadi negara kuat. Menurut Bapak Jokowi pada tahun 2030 – 2040 Indonesia di prediksi menjadi terkuat nomor 4 di dunia. Karena Indonesia mendapat bonus demografi (usia produktif lbh banyak dr usia tua.
Supaya menggagalkan ini dilakukan cara dihancurkannya generasi muda, dengan cara narkoba. Di perkirakan narkoba masuk Indonesia 50 ton per tahun. Maka kita harus perang melawan narkoba. Kalau mengetahui ada peredaran narkoba di sekeliling kita, segera lapor kepada petugas,” urainya.

Wakapolres Jombang Kompol. Budi Setiyono menyampaikan,” Indonesia sudah darurat penyebaran narkoba. Seperti sabu sabu, karena banyak permintaan maka harga menjadi mahal. Karena itu pelaku bisnis ini begitu semangat memasok. Ditambah lagi beredar narkoba Jenis pil dobel L yang di jual sangat murah. Jadi jangan sekali – kali mencoba karena nanti pasti ketagihan. Jika menemukan orang yang menawarkan narkoba agar langsung di laporkan,” katanya

Kasatreskoba AKP. Moch Mukid menyampaikan,” Jombang saat ini darurat pil koplo. Pil ini dikenal juga dengan nama pil anjing. Komposisinya campuran berbagai jenis obat obatan medis.
Di Indonesia 15 – 20 org meninggal setiap hari. Di Jombang wilayah penyebaran narkoba rangking 1 Mojoagung, peringkat 2 Mojowarno, peringkat 3 Diwek. Kenapa remaja menggunakan narkoba ?. Ada 4 alasan : karena rasa ingin tahu, coba coba, tidak bisa mengikuti perkembangan jaman, dan pengaruh medsos. Anda sebagai pejuang harus ikut berjuang melawan narkoba,” ujarnya

Dalam kegiatan ini di ikuti sekitar 100 peserta remaja dari IPNU, IPPNU dan Paguyupan SPBU. (rud/ff)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here