JELANG PEMILU 17 APRIL 2019, PEMDA, TNI-POLRI DAN MASYARAKAT GELAR DOA BERSAMA

0
6

KAJEN, SINAR POS
Menjelang Pemilihan Umum Presiden dan Legislatif pada 17 April 2019, Pemkab Pekalongan, Pemkot Pekalongan bersama TNI-Polri dan masyarakat menggelar doa bersama sekaligus memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW di halaman Makodim 0710 Pekalongan, Minggu (14/04/2019) malam.

Doa bersama dalam rangka mewujudkan pemilu 2019 yang aman, damai, dan kondusif ini dihadiri oleh Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya, Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si, Wakil Walikota Pekalongan yang baru H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, SH.,S.IK.,M.Si dan tuan rumah Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS serta perwakilan Forkopimda lainnya.

 

Dandim 0710 Pekalongan Letkol Inf. Arfan Johan Wihananto, S.IP.,MMS dalam sambutannya mengatakan,memasuki hari tenang dalam pemilu hendaknya seluruh masyarakat untuk menjaga kondusifitas Pemilu agar berjalan aman dan damai.

“Harapannya dengan kegiatan doa bersama ini, pesta demokrasi yang sudah memasuki masa tenang dan sebentar lagi pencoblosan bisa tercipta suasana di Pekalongan menjadi aman,sejuk dan kondusif,” jelasnya.

Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, SH.,M.Si dalam sambutannya menyampaikan acara doa bersama digelar sebagai upaya mendekatkan diri dengan Tuhan. Salah satunya yaitu gelaran doa bersama menyambut pesta demokrasi 17 April pekan ini.

“Jaga kondusifitas Pemilu agar berjalan dengan aman dan damai. Saya juga berpesan agar setiap warga untuk datang ke TPS memilih sesuai hati dan pikirannya,” katanya.

Bupati berharap semoga Pemilu ini berlangsung damai, sukses dan lancar. Maka ada istilah manusia merencanakan Allah yang menentukan. “Maka kegiatan kali ini kita serahkan kepada Allah. Mudah-mudahan damai dan terpilihnya Presiden dan wakil rakyat yang berintegritas, peduli kepada kesejahteraan masyarakat, dan kemajuan pembangunan,” imbuhnya.

Sementara itu, Maulana Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya berpesan kepada seluruh masayarakat Indonesia untuk menyambut pesta demokrasi Pemilu 2019 dengan suka cita, bertoleransi, dan senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan.

“Pesta demokrasi dilaksanakan lima tahun sekali. Kita harapkan sejuk tanpa adanya gesekan atau hal tidak diinginkan yang dapat memecah kesatuan dan persatuan bangsa,” ujar Habib Luthfi.

Lebih lanjut, Maulana Habib Luthfi menjelaskan karena Pemilu ini adalah sejarah di Indonesia, jangan sampai rakyat mau dipecah-belah dengan berbeda pendapat. “Mari kita jaga persatuan dan kesatuan karena kita adalah saudara. Walaupun kita ada perbedaan tapi jangan mau dipecah belah,” tandas Habib Luthfi.(Rustianto/riki )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here